Rembug Kota Tanah Abang, Warga Minta Pompa Air Sampai Puskesmas

Dewan Kota Jakarta Pusat - Ardy Purnawan Sani diacara Rembug Kota Tanah Abang
Dewan Kota Jakarta Pusat – Ardy Purnawan Sani diacara Rembug Kota Tanah Abang (foto: SuaraJakarta.co)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pelaksanaan Rembug Kota Kecamatan Tanah Abang berlangsung meriah, tertib dan lancar. Acara yang berlangsung di Gedung Makarti Bhakti Nagari Kampus LAN, Jl. Administrasi Negara II Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat ini dihadiri ratusan warga diantaranya RT, RW, LMK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Karang Taruna, PKK, Ormas dan Dewan Kota Jakarta Pusat, Ardy Purnawan Sani.

Rembug Kota dibuka oleh Plt. Walikota Jakarta Pusat, Rustam Efendi, dan didampingi oleh Asisten Pembangunan, serta seluruh jajaran suku dinas dilingkungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Rustam Efendi dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan ajang pelayanan aparatur pemerintah, sekaligus membuka kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung, Selasa (2/12/2014).

“Ini merupakan sarana bagi kami untuk melayani bapak, sekaligus mendengarkan secara langsung segala permasalahan yang terjadi dilingkungan bapak-ibu sekalian” jelasnya.

Kabag Tata Pemerintahan Jakarta Pusat, Sulastri Gultom juga menyampaikan pesan kepada peserta Rembug Kota saat memberikan sambutan.

“Dikegiatan rembug kota ini, warga dapat memberikan masukan melalui tanya-jawab seputar permasalahan di lingkungan. Usulkan saja nanti kita tampung aspirasinya,” ujar Sulastri Gultom sambil menutup sambutannya dengan yel-yel.. “Demokrasi.. Demokrasi!” yang sontak disambut warga dengan teriakan “yes.. yes.. yes!”

Pada sesi tanya-jawab banyak warga yang menyampaikan usulannya, diantaranya mengeluhkan tentang pekerjaan saluran air yang tidak sesuai bestek, pekerjaan lampu jalan pada program kampung deret yang dipaksakan, pompa air yang macet, hingga permintaan untuk diadakannya pembangunan Puskesmas baru di Tanah Abang.

Adalah H. Nano tokoh masyarakat dari Kelurahan Kebon Melati yang mengusulkan agar dibangun Puskesmas baru, “Kami warga Kebon Melati merasa iri dengan warga Kelurahan lain di Tanah Abang yang sudah punya Puskesmas sendiri, sampe sekarang kite susah bener kalo mau berobat, karena harus nyebrang ke kelurahan lain” jelasnya.

Sedangkan Rahmat, Ketua RW 07 Kelurahan Bendungan Hilir meminta program Kampung Deret lanjutan, “Pembangunan kampung deret memang sudah selesai di RW kami, tapi masih banyak warga yang menginginkan agar program kampung deret ini dilanjutkan lagi” pintanya.

Mengenai kegiatan antisipasi banjir juga sempat disampaikan oleh LMK Petamburan dan LMK Karet Tengsin, “Kami minta agar pompa air yang macet segera diperbaiki, jika perlu diganti” kata Edi, Ketua LMK Petamburan.

“Iya, kami juga minta agar Kali Krukut yang melintasi Kelurahan Karet Tengsin dikeruk untuk mengurangi banjir” Desak H. Ayub, dari RW 06 Kel. Karet Tengsin.

Setelah acara Rembug Kota, Dewan Kota Jakarta Pusat, Ardy Purnawan Sani dimintakan pendapatnya tentang kegiatan Rembug Kota ini. “Iya, Rembug Kota ini sangat positif ya.. Kita jadi tahu aspirasi masyarakat langsung dari bawah, dalam Rembug Kota ini semua permasalahan warga dapat langsung disampaikan kepada pejabat terkait, sehingga bisa segera ditindak-lanjuti. Minta apa saja boleh, dari pompa air sampe Puskesmas bisa diminta semua.” jelas Ardy, Dewan Kota yang mewakili Kecamatan Tanah Abang ini sambil tersenyum. [bro]

Related Articles

Latest Articles