Reformasi Birokrasi, Siti Zuhro: Nomor 1 Linear, Nomor 2 Top-Down, Nomor 3 Konsultasi ke Masyarakat Oleh Pemerintah

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Dalam debat kandidat pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta kedua, terlihat jelas perbedaan dari ketiganya. Soal reformasi birokrasi, pengamat LIPI, Siti Zuhro menyebutkan paslon Agus-Silvi bersifat linear, paslon Ahok-Djarot cenderung top-down, sedangkan paslon Anies-Sandi memilih konsultasi ke masyarakat oleh pemerintah.

“Konsultasi kepada masyarakat atau publik oleh pemerintah untuk membangun kota Jakarta itu kekhasan dari pasangan nomor tiga. Kalau pasangan nomor dua cenderung top-down, sedangkan pasangan nomor satu untuk reformasi birokrasi linear saja sebetulnya” jelas Siti kepada media, Sabtu (28/1/2017).

BACA JUGA  Pemprov DKI Tidak Berpihak kepada UMKM

Menurut Siti yang juga menjadi panelis di debat kedua itu, terlihat pendekatan dari masing-masing calon dalam beberapa tema perdebatan.

BACA JUGA  PW Muhammadiyah DKI Jakarta Resmi Dukung Anies-Sandi

“Ada beberapa program yang menjadi ciri khas, namun ada juga kemiripan-kemiripan. Ada yang menjadi titik tekannya, jadi yang ditekankan itu berbeda,” katanya. (JML)

Related Articles

BACA JUGA  Jokowi Pernah Janji Buatkan Kampung Deret untuk Warga Kampung Pulo

Sukses Memimpin Jakarta, Laskar Aman Dukung Anies Baswedan Sebagai Capres 2024

Latest Articles