Pilgub DKI: Pemilih Tradisional ABerafiliasi Sangat Kuat Dengan Partai, Suku, dan Agama

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pengamat LIPI, Siti Zuhro memberikan komentar soal debat kandidat pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta yang diselengfarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut Siti, debat kandidat hanya dinikmati oleh calon pemilih rasional.

Hal itu menjadi masukan untuk para paslon cagub agar tidak terlalu berharap pada hasil debat. Pasalnya, Siti berpendapat debat tidak berpengaruh kepada semua lapisan pemilih, karena jumlah pemilih rasional tidak begitu besar di Jakarta.

“Kemungkinan debat-debat yang berlangsung akan menjadi konsumsi dari masyarakat menengah atas. Karena kalau dilihat perilaku pemilih di DKI Jakarta ini, kan tidak semuanya rasional,” kata Siti Zuhro seperti dikutip bbc Indonesia, Sabtu (28/1/2017).

BACA JUGA  Partai Demokrat Amati Tren Perkembangan Duet Sandiaga-Mardani
BACA JUGA  Pecat Pejabat BUMN Terlibat Pemenangan di Pilkada!

Menurut Siti Zuhro, Para pemilih tradisional yang masih terdapat di Jakarta yang berafiliasi sangat kuat dengan partai, suku, bahkan sangat kuat ikatannya dengan agama.

“Jumlah pemilih yang terafiliasi atau cenderung memilih karena alasan sosiologis -seperti suku, agama, etnisitas, atau partai politiknya- kan lebih besar dibanding yang rasional,” tutup Siti Zuhro. (JML)

Related Articles

BACA JUGA  Anies-Agus Tolak Nyapres 2019, Ahok Bungkam, Netizen: Dia Tergiur 2019

Ardy Purnawan Sani Apresiasi Kecamatan Tanah Abang Libatkan Warga Berdiskusi Terkait Penataan Stasiun Karet

Latest Articles