SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Jokowi Stop Bantuan Dana, MUI Akan Tetap Melayani Umat

suara jakarta logo MUI Majlis Ulama Indonesia

suara jakarta logo MUI Majlis Ulama Indonesia

Suarajakarta.co, JAKARTA – Berbeda dengan pemerintahan SBY, di era Jokowi terutama di tahun anggaran 2015, MUI (Majlis Ulama Indonesia) tidak mendapatkan bantuan sepeser pun untuk menanggulangi dana operasionalnya.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan, yang menjelaskan bahwa selama ini operasional MUI ditanggung oleh swadaya masyarakat serta dana patungan dari kyai-kyai di MUI.

“Iya, selama 2015 ini kami tidak dapat lagi (dana dari pemerintah)”, katanya sebagaimana dikutip dari Republika.co.id (13/3).

Meskipun demikian, MUI tetap terus bergerak mengurus umat dengan menyelenggarakan dua agenda besar, yaitu acara Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharrom tahun lalu di Istora Senaya, dan, yang paling fenomenal adalah MUI berhasil mengeluarkan Risalah Yogyakarta pada Kongres Umat Islam Indonesia di Yogyakarta Februari silam.

“Alhamdulillah, tanpa dana dari pemerintah, MUI tetap mampu selesaikan agenda besar dana dari masyarakat. Alhamdulillah, umat masih percaya kepada MUI”, tambahnya.

Beliau menjamin bahwa ada atau tidaknya dana dari pemerintah tidak akan mempengaruhi kinerja MUI sebagai lembaga resmi tempat berkumpulnya para ulama untuk merumuskan solusi-solusi permasalahan umat. Sebab, menurutnya, MUI adalah dari umat, oleh umat, dan untuk umat. MUI tetap menyerahkan sepenuhnya soal anggaran kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama RI. (ARB)

BACA JUGA  PKS Usulkan Duet Risma-Sandi, PDIP: Itu Boleh-Boleh Saja

14 thoughts on “Jokowi Stop Bantuan Dana, MUI Akan Tetap Melayani Umat”

  1. Ali Luis MB says:

    MUI sebenarnya tidak diperlukan. Keberadaan Ormas ini, justru menimbulkan banyak kontroversial. Ummat Islam justru berada pd situasi yg sangat mudah tersulut oleh perpecahan, dan tidak tampak manfaat MUI dlm hal menyatukan ummat yg terpecah tsb.

  2. sumprit says:

    MUI sering mengeluarkan fatwa provokatif …………… bubarin aja deh

  3. Anonymous says:

    Presiden koruptor

  4. dwi gunawan saputra says:

    Pemerintah harus menyokong kehidupan MUI secara terus menerus, karena di tangan ulama juga sebagai penjaga agama dan sosial kemasyarakat,

  5. raidberandal says:

    Mantap MUI teruskan, tanpa bantuan financial aja dapat bertahan dan membuat ketar ketir si peleceh agama, gimana dengan adanya financial, di lain sisi kangen deh dengan FPI yang menyweeping tempat2 ilegal, hajar truss yang ga sesuai peraturan indonesia, buat para ilegalator takut mencret2 kejang2 hihihihihihi

  6. Anonymous says:

    presiden tidak berpihak pada islam,maju terus MUI biar Allah yang akan membantu

  7. Anonymous says:

    MUI bekerja karena Allah..ga perlu uang pemerintah..Allah maha kaya..kami mendukung mu dan mendoakanmu para ulama pewaris nabi..jangan dengarkan para munafik yang membencimu.Allahu akbar

  8. Anonymous says:

    Hanya kafir dan munafik yg tak perlu MUI.
    MUI Tak perlu biaya dari pemerintah agar keputusan MUI benar-benar murni.

  9. Sekarang saatnya MUI lebih indenpenden dan punya kebebasan dalam mengeluarka fatwa dan pendapat.

  10. agustina w says:

    yg benci dan ingin mui bubar, org2nya itu2 aja para kafirun, liberal, sekuler, syiah, sekte2 sesat.

  11. MUI tetep jaya… 🙂

  12. Dwi Purnomo says:

    Allahu akbar, tetap istiqomah berjuang di Jalan Allah, Maju Terus doa kami menyertai MUI

  13. amini says:

    Masya Allah, semoga para donatur MUI rezekinya bertambah

  14. Anonymous says:

    presiden skarang misinya mau jual negri ini k china,gak peduli dgn rakyat sndiri khususnya umat islam yg telah susah payah brjuang utk negri ini.

Leave a Reply