Clear! MKD Putuskan yang Minta Saham Freeport Bukan Setya Novanto

8
100
Wakil Ketua MKD Sufi Dasco (foto: ist)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, tidak ada permintaan saham oleh Ketua DPR Setya Novanto dalam rekaman yang diterima. MKD telah memutuskan yang meminta saham adalah pengusaha.

Demikian ditegaskan oleh Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, usai rapat internal MKD DPR RI, Senin (23/11/2015).

“Setelah kita mendengarkan rekaman yang durasinya 11,38 menit, tidak ada pembicaraan dari Ketua DPR RI yang meminta saham. Yang meminta saham dalam pembicaraan itu adalah pengusaha,” kata Dasco.

“Jadi ada perbedaan antara rekaman dengan transkrip yang diserahkan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said,” imbuhnya, Ia menyebutkan, transkripan yang diserahkan merupakan cuplikan-cuplikan dari rekaman yang terdiri 10 bagian rekaman.

“Transkripnya, kalau kita hitung-hitung sekitar 2-3 menit, gak sampai 11,38 menit. Transkrip itu berupa cuplikan dari rekaman yang berdurasi 11,38 menit,” ujar dia.
Ia juga mempertanyakan adanya perbedaan laporan yang disampaikan Menteri ESDM soal rekaman.

“Berdasarkan laporan Sudirman Said, durasi rekaman selama 120 menit. Tapi rekaman yang diserahkan dalam bentuk flash disk berdurasi 11,38 menit dan itu terdiri dari 10 bagian,” demikan Dasco.

Sumber: inilah.com

BACA JUGA  Menjelang Pilgub, Ahok Mempolitisir Penggunaan KJP

8 COMMENTS

  1. berarti laporan ini adalah politis…oak novanto harus melaporkan juga ke pihak berwajib..atas pencemaran nama baik…polisi harus mengungkap dalang dibalik rekaman itu….

  2. Bukan soal novanta,tapi soal institusi negara yang coba di obok” freport…apalagi dia tak terbukti bersalah…hari ini ketua DPR RI besok presiden,tercemar lah bangsa ini ulah perusahaan asing