Pengamat : Kedatangan Anies Baswedan Ke Papua Hadiri Natal Nasional Menunjukkan Jiwa Nasionalis

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pengamat Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Mirza Shahreza berpendapat agenda kunjungan Anies Baswedan ke Papua untuk menghadiri Natal Nasional dalam rangkaian safari politik kebangsaan menunjukkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu memang seorang yang nasionalis.

“Anies akan menghadiri Natal Nasional di Papua menurut saya sah-sah saja karena kapasitasnya bukan seorang pemimpin spiritual. Apalagi sekarang di era toleransi beragama, itu sesuatu yang wajar,” ujar Mirza, di Jakarta, Rabu (7/12).

“Maksudnya, antara pemuka agama menghadiri acara agama lain, yang lebih moderat kan seperti itu. Nah dalam kapasitas ini Anies sudah menunjukkan bahwa dia seorang yang nasionalis, bukan representasi politik identitas,” lanjut dosen Ilmu Politik UMT ini.

Mirza menegaskan, rencana Anies menghadiri Natal nasional di Papua sebagai salah satu upaya yang bisa membuat keseimbangan dari mindset yang sudah ditanam oleh kalangan tertentu yang menuding bahwa Anies kental dengan politik identitas.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem Ahmad Ali menyebutkan bahwa pada Desember 2022 Anies diagendakan mengunjungi Papua  untuk menghadiri Natal Nasional bersama Partai NasDem. Kunjungan ke Papua itu merupakan kegiatan safari politik Anies sebagai calon Presiden (Capres) 2024 yang sudah menjadi mandat dari Partai NasDem.

“(Anies akan menghadiri) Natal Nasional di Papua. NasDem (sebagai) fasilitator, mengoptimalkan peran para relawan, memfasilitasi relawan untuk bertemu dengan Anies,” kata Ahmad Ali kepada wartawan di Jakarta baru-baru ini.

Menurut Ahmad Ali, dengan menghadiri acara ini tentunya akan mematahkan pandangan yang menuding Anies adalah sosok yang intoleran dalam beragama. Tak hanya itu, Ahmad Ali yang sudah ditunjuk Partai NasDem sebagai Koordinator Tim Pilpres 2024 ini juga menyinggung soal kunjungan Anies ke beberapa daerah yang kurang tersorot.

“Yang (kunjungan Anies) di Sumatera yang disorot hiruk-pikuk kedatangan Anies, tapi yang tidak disorot kedatangannya ke gereja. Bertemu tokoh lintas agama, sesungguhnya ini sisi lain dari Anies, dia orang yang sangat toleran. (Meng)hargai keragaman yang ada, di satu sisi taat pada keyakinannya, jadi kemampuan menghargai mengakui keragaman Indonesia itu jadi salah satu,” beber Ahmad Ali.

Menurut Ahmad Ali, dengan begitu hal ini tentunya dapat menjadi bukti untuk mengklarifikasi isu-isu yang selama ini telah beredar di media sosial (medsos) yang menuding Anies intoleran dan politik identitas.[*]

Sumber : kbanews.com

Related Articles

Latest Articles