Wow! Transjakarta Capai 16 Juta Penumpang di Bulan Juli 2018, Angka Tertinggi

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Bulan Juli 2018 menjadi momen capaian tertinggi pengguna Transjakarta, khususnya sejak Januari 2015 (8,74 juta).

Angka tersebut naik sekitar 25 persen dari Bulan Juni 2018, yaitu dari 11,94 juta menjadi 16, 30 juta penumpang.

Jika dilihat dari data resmi yang dikeluarkan oleh Transjakarta, pada tahun 2017 rata-rata kenaikan penumpang Transjakarta dari Januari hingga Desember 2017 mencapai 10 persen.

Jumlah pengguna Transjakarta sempat menurun pada tahun 2015, dari 111,97 juta (2014) menjadi 102, 95 juta (2015).

Meskipun demikian, penurunan ini menjadi titik balik pengguna transajakarta. Pasca tahun 2015, angka pengguna transjakarta terus menaik, yaitu 123,71 juta (2016) dan 144,86 juta (hingga Juli 2017).

Pengamat Perkotaan Elisa Sutanudjaja dalam akun twitternya menilai, kenaikan tertinggi pengguna Transjakarta ini diakibatkan pada Bulan Juli 2018 adalah waktu uji coba penerapan ganjil-genap yang diperluas sebagai efek dari penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Ngerik ini lihat lonjakan penggunaan TJ karena pembatasan ganjil genap. Keren sangat @PT_TransJakarta ! Thanks @DishubDKI_JKT dan @BinaMargaDKI yg terus perbaiki akses ke Halte TJ,” cuit @elisa_jkt.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Dirut PT Transjakarta, Budi Kaliwono. Menurutnya, sejak tanggal 1 Juli 2018, pelanggan Transjakarta tidak pernah berada di bawah angka 560.000 per hari.

Hal itu sebagai dampak adanya perluasan ganjil-genap yang ada di DKI Jakarta.

“Sejak tanggal satu pelanggan kami tidak pernah di bawah 560.000. Bahkan beberapa hari ini 570.00 per hari,” ujar Budi di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Related Articles

Latest Articles