Petisi Pertama untuk Presiden Jokowi Menang!

suara jakarta masalah asap kebakaran hutan riau
Kebakaran hutan. (Foto: Greenpeace)
SuaraJakarta.co, RIAU (27/11/2014) – Abdul Manan, warga Desa Sungai Tohor, Teluk Meranti, Riau hari ini bersuka cita. Orang nomor satu di Indonesia datang menemuinya. Presiden Joko Widodo menjawab petisinya di www.change.org/blusukanasap, meminta Presiden blusukan asap, mengambil langkah-langkah nyata demi memitigasi kebakaran hutan dan lahan gambut, yang sudah terjadi di Riau selama 17 tahun terakhir.

Kemenangan ini bukan hanya dirasakan Abdul Manan, tapi juga 27 ribu orang yang ikut menandatangani petisi tersebut. Kemenangan ini juga diapresiasi oleh koalisi organisasi masyarakat sipil, yaitu Walhi, Greenpeace Indonesia, dan Yayasan Perspektif Baru

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa kedatangannya ke lapangan membawa pesan bahwa ia sangat bersungguh-sungguh menjawab masalah asap dan semua persoalan dibaliknya. Jokowi juga turun langsung melakukan penyekatan kanal di lahan gambut bersama Pak Manan dan warga lainnya.

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah harus menindaklanjuti upaya penyekatan kanal yang sudah dilakukan oleh warga sehingga air dapat tetap menjaga lahan gambut tetap basah dan tak mudah terbakar. Mengenai pencabutan izin perusahaan-perusahaan yang beroperasi diatas gambut berstatus dilindungi, Jokowi mengatakan dirinya sudah meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menindaklanjutinya.

Dengan antusias Abdul Manan juga menyampaikan bahwa tujuan akhir dari mengundang Presiden blusukan asap ke Riau bukan sekadar bertemu warga. Tetapi juga penghentian kebakaran gambut melalui perubahan kebijakan.

“Saya harap Pak Jokowi juga mencabut izin perusahaan-perusahaan yang beroperasi di atas gambut berstatus lindung dan yang mengeringkan perkebunan sagu lokal. Proses kanalisasi yang mengeringkan gambut dan perkebunan sagu lokal juga harus dihentikan,” tandas Abdul Manan.

Direktur Kampanye Change.org Indonesia, Arief Aziz mengatakan, “Kemenangan petisi #BlusukanAsap yang digagas oleh Abdul Manan, dan didukung oleh lebih dari 27 ribu orang, ini menunjukkan besarnya harapan masyarakat kepada pemerintah dalam mencari solusi permasalahan asap dan kebakaran hutan. Petisi online terbukti dapat menjadi sarana yang efektif bagi masyarakat, meski dari pelosok desa yang jauh, dalam mendorong adanya perubahan kebijakan.”

Lanjut Arief, petisi yang digagas Abdul Manan adalah petisi pertama yang ditujukan kepada Joko Widodo sebagai Presiden. Kemenangan petisi ini bisa menumbuhkan harapan bagi tercapainya perubahan-perubahan baik lainnya.

*Untuk mengetahui jumlah terakhir penandatangan petisi, bisa klik di sini.

Related Articles

Latest Articles