RPTRA Rawa Indah Ceria Panen Delapan Kilogram Sayur Sawi Caisim

SuaraJakarta.co, Jakarta – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rawa Indah Ceria di daerah Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, memanen delapan kilogram sayuran sawi caisim hidroponik. Hasil panen sebagian dibagikan kepada warga sekitar dan sisanya dijual kembali.

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Ervan menyambut baik panen sayuran hidroponik yang dilakukan pengelola RPTRA Rawa Indah Ceria ini. Ia juga meminta kepada pengelola untuk terus berkreasi dan berinovasi yang hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Hasil panen ini bagus dan cukup memuaskan, jadi pengelola harus melakukan kegiatan yang produktif agar hasilnya bermanfaat untuk orang banyak, khususnya orang-orang disekitar RPTRA. Jadi saya minta hasil seperti ini bisa pertahankan,” kata Ervan, saat hadir dalam kegiatan panen sayuran hidroponik di RPTRA Rawa Indah Ceria, Jum’at (25/2).

BACA JUGA  Meski Banyak Ditentang, Ahok Tetap Gunakan Dana CSR untuk Bangun RPTRA
BACA JUGA  RPTRA Mangga Dua Selatan Ditanami Ratusan Tanaman Hias Agar Sedap Dipandang Mata

Pengelola RPTRA Rawa Indah Ceria, Heni mengatakan meski saat ini RPTRA Rawa Indah Ceria menerapkan pembatasan pengunjung, pihaknya tetap menjaga keindahan dan produktifitas salah satunya dengan menanam sayuran hidroponik yang dapat dikonsumsi masyarakat. Ia menambahkan hasil panen ini merupakan kolaborasi antara RPTRA Rawa Indah Ceria dengan PKK Pokja 3 Kelurahan Kampung Rawa, dan proses menanam sayur sawi caisim hidroponik ini memakan waktu selama 25 hari sebelum akhirnya dipanen.

“Meski ada pembatasan pengunjung, kami pengelola berusaha semaksimal mungkin untuk berkointribusi dan melayani pengunjung RPTRA dengan baik, salah satu kontribusi kami ialah dengan menanam sayuran sawi caesim hidroponik, dan alhamdulilah bisa panen. Panen sayuran ini juga berkat kerja sama antara RPTRA Rawa Indah Ceria dengan PKK Pokja 3 dan hasil panen sayur caisim ini sebagian kita bagikan ke warga sekitar dan sisanya kita jual,” ujar Heni.[***]

BACA JUGA  Komite Pemantau Pembangunan ITF Jakarta Minta Gubernur DKI Sampaikan Perkembangan Pembangunan ITF
BACA JUGA  KA KAMMI Desak Polri Beri Informasi Lengkap Korban Aksi 22 Mei

 

Related Articles

Latest Articles