Relokasi PKL di Kemayoran Mangkrak

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan masjid Akbar dan Kemayoran Gempol mangkrak. Tak pelak para pedagang enggan menempati lokasi penampungan.

Kondisi saat ini terlihat semerawut dan kumuh. Dengan begitu, pengunjung enggan untuk datang.

“Pengunjung pasar biasanya itu mau datang karena lokasinya menarik dan yang paling penting lagi pengunjung bisa nyaman”, ucap Budi warga Kemayoran, Sabtu (26/06/2016).

Menurut Budi, Konsep penataan Lenggang Jakarta Kemayoran, seharusnya dapat lebih bagus. Selain lahannya luas juga lokasi nya strategis. Tinggal bagaimana memenag dan mengkonsep penataannya dengan jelas.

Jika dilihat dari keseluruhan penampungan kaki lima, tambah Budi, lokasi ini lebih cocok tempat pembuangan sampah sementara, karena kumuh dan semrawut.

BACA JUGA  Laksanakan Pilkada Serentak Tahun 2022 dan 2023!
BACA JUGA  Jalur Hijau Bukan Lapak PKL

“Di Kemayoran itu keberadaan LPS terletak dibadan jalan, persis dibibir kali Sentiong, karena tidak ada lahan untuk dijadikan LPS, ini ada lahan PKL tidak dimanfaatkan dengan baik, coba usulkan saja untuk LPS”, tukasnya.

Pantauan dilapangan, para PKL yang ditampung di tempat penampungan Lenggang Jakarta Kemayoran beberapa hari ini turun ke jalan menggelar lapak dagangan nya dengan tenda. (Van)

Related Articles

BACA JUGA  PKL di Kawasan Masjid Cut Meutia Akan Direlokasi

Menumbuhkan Nasionalisme, Warga RW 03 Kelurahan Menteng Gelar Pawai Karnaval HUT Ke-77 RI

Latest Articles