Selama 6 Bulan, Hutang Indonesia Kepada Singapura Naik Drastis, Jokowi Sudah Bekerja?

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Sebagai negara tetangga yang banyak diuntungkan kemajuan ekonominya karena kontribusi dari Tenaga Kerja Indonesia, Singapura tampak menjadi negara yang tidak tahu berterima kasih kepada Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dengan tetap bertahannya Singapura menjadi negara pemberi utang terbesar ke Indonesia.

Kurun waktu melonjaknya kenaikan hutang Indonesia terhadap Singapura tersebut signifikan naik saat era Presiden Jokowi selama 6 bulan. Hal ini sekaligus membuat banyak pertanyaan kepada publik soal tagline “kerja” yang selalu didengungkan: Kerja untuk mencari hutangan?.

Dikutip dari laman Merdeka Online (19/3), per Januari 2015, utang luar negeri Indonesia tercatat sebesar USD 298,6 miliar atau setara dengan Rp 3.940 triliun. Singapura menjadi negara dengan kontribusi terbesar pemberi utang luar negeri ke Indonesia.

Per Januari 2015, utang luar negeri Indonesia ke Singapura mencapai USD 60,2 miliar. Angka ini naik dari Desember tahun lalu yang hanya USD 60 miliar. Jika dibandingkan November 2014 saat Jokowi – JK mulai memimpin, utang ke Singapura naik tajam di mana hanya USD 57,8 miliar.

Negara terbesar kedua pemberi utang ke Indonesia adalah Belanda dengan total utang mencapai USD 11,7 miliar. Kemudian negara ketiga adalah Amerika dengan total utang USD 11,2 miliar. Setidaknya ada 20 negara yang memberi utang ke Indonesia seperti Jepang, Jerman, Spanyol dan lain sebagainya hingga total utang dari negara ini mencapai USD 176,4 miliar.

Dari sisi organisasi internasional, International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) World Bank, menjadi pemberi utang terbesar ke Indonesia mencapai USD 12,2 miliar. Kemudian disusul oleh ADB sebesar USD 8,6 miliar dan IMF sebesar USD 2,7 miliar. Setidaknya ada 8 organisasi internasional yang memberi utang ke Indonesia dengan total USD 26,2 miliar.

Pemberi utang selanjutnya adalah lainnya sebesar USD 96,0 miliar. Jika ketiga sumber ini dijumlahkan maka total utang luar negeri ke Indonesia adalah USD 298,6 miliar.

Related Articles

Latest Articles