Jokowi Tebar Komisaris BUMN ke Relawan, Janji Tidak Bagi-Bagi Kursi?

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Janji Jokowi yang tidak akan bagi-bagi kursi di kampanye pilpres 2014 kemarin, tampaknya harus ditelan kembali ludahnya. Hal tersebut terbukti dengan adanya bagi-bagi kursi kepada para relawannya di beberapa BUMN strategis negeri ini.

Relawan tersebut mulai dari kader internal PDIP, dosen dari kampus negeri, hingga pakar hukum tata negara. Bagi-bagi kursi tersebut sebagaimana foto dari Kompas yang diunggah oleh akun pribadi facebook bernama Ade Ardiansyah pada hari ini (21/3) sekitar pukul 11 siang. Di foto yang diunggah tersebut Ade menyindir dengan tegas bagi-bagi kursi Jokowi ini.

“Sejumlah komisaris baru BUMN adalah tim sukses Jokowi ketika kampanye kemarin. #gakadabagikursi preeeet”, kecamnya.

Dari foto yang diunggah tersebut tertulis bahwa kader PDIP yang menjadi komisaris BUMN adalah Cahaya Dwi Rembulan Sinaga (Komisaris Independen Bank Mandiri), Petaniari Siahaan (Komisaris BNI), Sonny Keraf (Komisaris Independen BRI). Selain itu, Pakar Hukum Tata Negara, Refli Harun, tercatat sebagai Komisaris Jasa Marga. Sedangkan, anak dari AM Hendropriyono, Diaz Hendropriyono sebagai komisari Telkomsel.

Menanggapi unggahan foto tersebut, netizen di facebook menyindir dengan keras bagi-bagi kursi Jokowi tersebut. Menurut Bang Ibas Purwanto, di komentar share nya, mengatakan, “Ngga bagi2 kursi? diboongin mulu ya”.

Sedangkan Firman Fredick Kanout sindir PDIP sebagai, “Jatah Preman Dolly Indonesia Peruangan (PDIP)”.

Sedangkan Amiruddin mengatakan, “Dulu ada yang bilang gak bagi2 kursi.. koalisi tanpa syarat.. tapi, ternyata, koalisi ada tanda bintang kecilnya dipojokan… #Macem iklan2 jebakan”, tuturnya. (ARB)

Related Articles

Latest Articles