Demokrat Akui Baru 80 Persen Partainya Dukung Prabowo-Sandi, Sisanya Dukung Jokowi

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengakui partainya belum solid sepenuhnya mendukung paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Menurut Syarief, baru 80 persen kader Partai Demokrat mendukung Prabowo-Sandi, 20 persen sisanya masih perlu diyakinkan di sisa 6 bulan kampanye hingga masa pencoblosan mendatang.

“Dari hasil survei (internal partai, red) itu, dikumpulkan seluruh Indonesia dari 34 provinsi untuk seluruh kader partai Demokrat , hasilnya adalah hampir 80 persen itu mereka memilih Prabowo, sisanya itu mereka memilih Jokowi,” jelas Syarief Hasan saat menjadi pembicara di Press Room DPR RI, Kamis (12/9).

Menurut Syarief, alasan Partai Demokrat belum solid mendukung Prabowo adalah karena menginginkan agar kadernya sendiri yang dimajukan dalam pilpres.

Sedangkan, 20 persen sisanya yang tidak mendukung Prabowo alias mendukung Jokowi lebih banyak berasal dari Jawa Timur, Papua, Bali, Sulawesi Utara, dan NTT.

“Urutannya (kader Partai Demokrat, red) di Jawa Timur yang paling tinggi (mendukung Jokowi, red) kemudian Papua, NTT, Bali kemudian Sulawesi Utara itu hanya puluhan puluhan orang saja, jadi ada itu seluruh Indonesia,” jelas Mantan Menteri Koperasi dan UMKM ini.

Meskipun demikian, Syarief menegaskan para Kader Partai Demokrat yang mendukung Jokowi tidak akan dipecat. 

“Kan nggak mungkin (dipecat, red) karena kami hanya meminta masukkan. Justru itulah yang menjadi menjadi kewajiban kami sekarang di DPP ini, meyakinkan kepada mereka yang 20 persen itu  agar mereka memilih Prabowo dengan alasan-alasan, satu, dua,tiga, empat dan lima,” jelas Syarief.

Diketahui, beberapa kader Partai Demokrat yang mendukung Jokowi adalah Mantan Gubernur Provinsi Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Papua Lukas Enembe. Sedangkan, kepala daerah yang diusung Partai Demokrat yang mendukung Jokowi adalah Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Related Articles

Latest Articles