Pemerintah Batalkan Penghapusan Tenaga Honorer

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pemerintah pusat akhirnya melakukan pembatalan penghapusan tenaga honorer pada 2023. Keputusan ini diambil karena adanya keberatan dari sejumlah pemerintah daerah (Pemda).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Abdullah Azwar mengatakan telah menerima keluhan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah sebetulnya sudah memiliki solusi untuk memfasilitasi Pemda yang keberatan dengan aturan tersebut.

Dia menjelaskan Pemda masih diizinkan untuk mengangkat pegawai honorer dengan catatan hanya sepanjang masa jabatan kepala daerahnya.

“Ini solusi, Kira-kira begitu. Kalau tidak ada solusi marah semua bupati,” ujar Azwar, beberapa hari lalu.

Menurut Azwar, jalan keluar ini merupakan solusi terbaik dibandingkan dengan membuat aturan ketat. Meski demikian, masih ada Pemda yang melanggar aturan tersebut. “Akhirnya kucing-kucingan,” tutur dia.

BACA JUGA  Ardy Purnawan Sani: Kita Harus Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer
BACA JUGA  Ardy Purnawan Sani : PJLP Harus Merasakan Manfaat BPJS Ketenagkerjaan Secara Lengkap

Seperti diketahui bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo menerbitkan aturan bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 yang resmi diundangkan pada 31 Mei 2022. Aturan ini menegaskan akan menghapus tenaga honorer mulai 28 November 2023.[*]

Sumber : merdeka.com

Related Articles

BACA JUGA  LPM BSI Tuntut Pemerintah Jamin Kebebasan Berpendapat Setiap Warga

KPU Yakin Partai Gelora Menuntaskan Pesyaratan Calon Peserta Pemilu 2024

Latest Articles