Pejabat Di Pemkot Jakpus Diminta Tidak Boros Anggaran

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Pusat diminta agar tidak melakukan pemborosan penggunaan anggaran. Seperti instansi dengan pencapaian penyerapan anggaran yang sangat besar, tapi minim prestasi, karena serapan anggarannya tidak sebanding dengan kualitas program yang dikerjakan. 

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat mendengarkan pemaparan kinerja Pemkot Jakarta Pusat di ruang pola kantor Pemkot Jakpus, Senin (13/02/2017) pagi.

Meski demikian, Djarot berharap dalam penyerapan anggaran dapat dilakukan secara maksimal, akan tetapi yang lebih penting yaitu programnya harus akurat, maksimal, dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA  Jaringan Wirausaha OK OCE Luncurkan Program Pelatihan UMKM dan Bazar di 267 Kelurahan

“Target penyerapan anggaran harus dilakukan dengan wajar dan jujur. Tidak boleh mark up apalagi kwitansi palsu, karena yang dinilai bukan hanya serapannya saja tapi kualitas programnya”, tegasnya.

BACA JUGA  Pedagang Hewan Quran Tolak Tempat Penampungan Yang Disediakan Pemkot

Seperti diketahui, pada tahun 2016, dari total anggaran sekitar Rp 325 miliar, Pemkot Jakarta Pusat telah berhasil melakukan penyerapan anggaran sebesar 89,7 persen.

Pertemuan tersebut dihadiri seluruh SKPD/UKPD, para asisten, hingga Camat dan Lurah. (Van)

Related Articles

BACA JUGA  Pedagang Hewan Quran Tolak Tempat Penampungan Yang Disediakan Pemkot

Ketua Presidium ANIES, La Ode Basir Kukuhkan Pengurus DPW ANIES Sulsel

Latest Articles