Makan Korban Jiwa, Warga Rusun Marunda Protes Pembangunan Blok D

SuaraJakarta.co, JAKARTA- Pembangunan Rusun Marunda di Blok D Marunda memakan korban jiwa dan luka-luka.

Pasalnya, pembangunan yang dikerjakan oleh PT GAP yang beralamat di Jalan Rukan Taman Buaran Indah Blok U Jakarta Timur tersebut, telah menyebabkan seorang warga patah kaki dan bocah berinisial SR berusia 13 tahun tewas tertabrak truk yang mengangkut material pembangunan rusun.

“Semestinya pihak kontraktor melakukan sosilaisasi dulu apalagi memasuki alat berat ke kawasan Rusun. Akibatnya malah makan korban jiwa dan luka-luka,” kata Makadompas Ketua RW 10 Marunda, kepada suarajakarta.co, Sabtu (11/6/2016) petang

Makadompas menjelaskan kecelakaan yang membuat patah kaki tersebut dialami oleh Dewi (32), seorang warga Rusun Blok A, Marunda, Jakarta Utara.

“Kaki kanannya patah karena terlindas truk kontainer yang mengangkut alat berat pembangunan rusun,” jelas Makadompas.

Atas kelalaian ini, penghuni Rusun Marunda sangat menyesalkan sikap kontraktor PT GAP dan Pengelola UPT Rusun Marunda Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Provinsi DKI Jakarta. Protes keras tersebut disampaikan atas sebab pihak pemerintah maupun PT GAP tidak melakukan sosialisasi kepada warga maupun penghuni rusun Marunda dengan adanya proyek pekerjaan Rusun

“Giliran sudah ada korban jiwa,pihak kontraktor baru akan melakukan sosialisasi kepada warga minggu ini.Lalu kemana tanggung jawab pihak UPT adanya pembangunan itu” jelasnya. (Man)

Related Articles

Latest Articles