Jejak Peran Seorang Risart Seristian

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Risart Seristian, putra kelahiran Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Risart anak dari 3 bersaudara. Ibunya PNS Dirjen Kemasyarakatan, sedangkan ayahnya adalah pegawai BUMN.

“Cita-cita saya waktu lulus SMA 30 pada tahun 1988, kepingin menjadi Olahragawan”, kenang Risart.

Berbagai juara kala itu, diraih Risart mulai lomba lari 100 meter antar pelajar se DKI (kejuaraan Porda).

“Waktu lomba kejuaraan lari 100 meter, saya jadi juara pertama, mendapat medali perak dan perunggu”, kata pria kelahiran Jakarta 20 Juni 1969.

Mengurungkan jadi olahragawan, Risart mengikuti tes CPNS di Dinas Kebersihan sambil kuliah di Universitas Jakarta lulusan tahun 1997.

Dengan tekun, Risart mengikuti proses orintasi di Dinas Kebersihan pada tahun 1998 dan ditugaskan di Sudinsih Kebersihan Jakpus sebagai CPNS.

2 tahun kemudian di tahun 1990, Risart diangkat menjadi PNS sebagai staf bagian penyuluhan di Sudinsih Jakarta Pusat.

Risart kemudian dipindah tugas di kelurahan Bendungan Hilir (Benhil) menjabat Kasubsi Kebersihan, operasional hingga Kepala Seksi Kebersihan di Kecamatan Tanahabang.

“Hampir sepuluh tahun saya di Tanahabang. Dimasa itu saya jadi tahu tentang bongkaran”, tutur Risart.

Hingga di tahun 2013, Risart ditugaskan untuk menempati jabatan yang sama, kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Gambir.

Tugas di Gambir, Risart hanya satu tahun. Meski wilayah Gambir yang merupakan Ring satu.

“Menjalani tugas di Gambir, memang lebih berat dibandingkan wilayah lain. Karena wilayah ini terdapat pusatnya kantor pemerintahan dan jalur-jalur protokol yang harus steril dari sampah”, jelas Risart.

Selain itu, ada Istana Presiden dan 3 kantor Gubernur diantaranya Gubernur DKI, Gubernur Lemhasnas dan BI.

“Tahun 2015 saya mengikuti lelang jabatan. Alhamdulillah saya dilantik menjabat Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan Sudinsih Jakpus sampai sekarang”, ucapnya.

Dalam menjalani tugas kesehariannya, Risart selalu didukung oleh istri tercinta Imas Lilis Solihat, PNS Kesehatan Kodim JP 0501. Dari buah hati mereka, kini dikaruniai 2 orang anak.

Sebagai PNS, Risart mengikuti tupoksi sesuai dengan aturan. Karena kesempatan itu datang hanya sekali, tidak mungkin dua kali.

“Jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya”, tutup Risart menyudahi pembicaraan. (Van)

Leave a Reply