Tolak Kedatangan SBY di IPB, KAMMI Bentrok dengan Aparat

SuaraJakarta.co, BOGOR – 8 aktivis perempuan yang ikut tergabung dalam aksi KAMMI menolak kedatangan SBY di Kampus 1 IPB Bogor mengalami kekerasan fisik, dua diantaranya yaitu Rina Murniati, mendapat luka di pelipis dan Dian yang dipukul oleh anggota Brimob yang membubarkan aksi tersebut (20/12.

“kericuhan itu terjadi sesaat para korlap aksi ini diangkat ke atas mobil brimob, mereka menarik paksa bendera dan spanduk yang kami bawa lalu tangan kami ditarik – tarik juga dengan paksa oleh para brimob itu” Terang Rina saat dihubungi oleh redaksi SuaraJakarta.

Rina juga menegaskan bahwa brimob juga memukul temannya yang juga sebagai peserta aksi bernama Dian.’Ya, saya melihat sendiri, bahwa selain mereka menarik – narik tangan kami, ada anggota brimob yang memukuli Dian teman saya “Jelas Rina.

Diapun mengatakan kepada redaksi bahwa teman – teman perempuan juga dimaki oleh polisi pada saat pemeriksaan dengan kata – kata kasar.

Presidium KAMMI Nasional akan membentuk tim advokasi untuk mengusut kasus ini dan menuntut keadilan atas perlakuan semena – mena polisi kepada mahasiswa pada aksi tersebut.

Related Articles

Latest Articles