Lebih Banyak Alokasi Belanja Modal, Kualitas Penyerapan APBD DKI 2018 Lebih Baik dari Tahun Lalu

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pemprov DKI mencatatkan prestasi dalam penyerapan anggaran pada saat tutup buku APBD 2018 dibandingkan APBD 2017.

Sebab, dari sisi kualitas komposisi realisasi belanja, serapan anggaran untuk belanja pegawai berada di angka 27,79 triliun rupiah atau 81,54 persen pada tahun 2018. Sementara pada tahun 2017 belanja pegawai sebesar 23,74 triliun rupiah atau 88,88 persen.

“Ini berarti, secara persentase belanja pegawai mengalami penurunan 7,3 persen dari total APBD. Artinya, tahun 2018 lebih baik dari tahun sebelumnya,” jelas rilis yang diterima dari Pemprov DKI berdasarkan data dari Bappeda DKI, pada Selasa (1/1).

BACA JUGA  KPW Jabodetabek Rekan Indonesia Tuntut Menkes dan BPOM Soal Vaksin Palsu

Di sisi lain, belanja modal/belanja publik mencapai 82,44 persen atau sebesar 33,81 triliun rupiah. Ini berarti mengalami peningkatan sebesar 4,6 persen jika dibandingkan dengan belanja modal pada 2017 sebesar 77,83 persen atau sejumlah 27,33 triliun rupiah. 

BACA JUGA  Siapa Pencuri Emas Indonesia?

Berdasarkan data tersebut, maka lebih banyak anggaran yang digunakan untuk pembangunan daripada yang digunakan untuk membayar gaji pegawai. Apalagi dengan kenaikan APBD Tahun Anggaran 2018 sebesar 10 triliun rupiah. “Kenaikan tersebut lebih digunakan untuk belanja pembangunan, bukan justru meningkatkan belanja pegawai,” jelasnya.

Related Articles

BACA JUGA  Puluhan Tahun, Warga Berharap Jalan Peta Utara Cengkareng Diperbaiki Dinas PU

Hari Kedua Kunker di Sumut, Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak Peringatan Harganas 2022

Latest Articles