Bersama Walikota Jakpus, Ketua Dekot Jakpus Ardy Purnawan Sani Hadiri Jakarta Hajatan ke-495 Tahun

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat Ardy Purnawan Sani hadiri acara Jakarta Hajatan yang ke-495 tahun di Lapangan Banteng, Jakpus. (24/05/2022). Berbagai kegiatan digelar pada acara Jakarta Hajatan, antara lain: bazar kuliner makanan khas Jakarta, musik dan tarian khas Jakarta serta berbagai event menarik lainnya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka acara Jakarta Hajatan ini dari Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu. Acara itu sendiri mengusung Tema Kolaborasi, Akselerasi, Elevasi.

“Kolaborasi adalah model kerjasama efektif yang menggabungkan semua potensi warga, sedangkan Akselerasi adalah upaya percepatan utk melaksanakan semua program kegiatan, dan Elevasi adalah cara kita semua untuk mengangkat Kota Jakarta ke tempat yang lebih tinggi lagi.” Uajr Anies.

BACA JUGA  Saudagar Muda Muslim Indonesia Ingin Kian Massif Berbagi Pengalaman Bisnis

Sementara itu, Ketua Dewan Kota Jakpus Ardy Purnawan Sani menjelaskan bahwa acara HUT Jakarta yang menggunakan istilah “Jakarta Hajatan” mencerminkan kebudayaan warga betawi. “Istilah ‘hajatan’ memang sudah lama dikenal oleh warga Jakarta sebagai momen perayaan di kampung-kampung, dari acara hajatan pernikahan sampe sunatan. Dan ketika dapat undangan hajatan, sudah pasti acaranya rame, seru dan asyik.” jelas tokoh pemuda di Jakarta Pusat ini.

BACA JUGA  Awali 2019, Vokasi AHM dan Kemenperin Rambah Wilayah Timur Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Walikota Jakpus Dhany Sukma menyampaikan alasan pemilihan lokasi ini erat kaitannya dengan aspek historis perjalanan kota Jakarta. Dhany menceritakan bahwa Lapangan Banteng pernah menjadi terminal di periode 1970 sampai 1980-an. Saat masih jadi terminal, lapangan banteng ini tidak terawatt dengan baik, namun sejak 1990-an mulai dilakukan penataan Lapangan Banteng.

BACA JUGA  PT MWS Langgar Pergub, Kemendagri Didesak Tegur Ahok Karena DPRD DKI Tidak Becus

“Lapangan Banteng memiliki sejarah panjang, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. Sekarang kita bisa menikmati Lapangan Banteng sebagai ruang ketiga, tempat berinteraksinya warga di antara ruang pertama yaitu rumah atau tempat hunian dan ruang kedua yaitu kantor atau sekolah. Di ruang ketiga ini kita bisa menikmati keindahan taman, melihat pameran dan pertunjukan seni, berolahraga, atau sekadar bercengkerama dengan keluarga dan sahabat,” jelas Dhany.

Acara Jakarta Hajatan itu sendiri dilaksanakan secara offline dan online dengan dihadiri dihadiri Walikota Jakpus beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota, Camat, Lurah se-Jakarta Pusat.[***]

BACA JUGA  Dewan Kota Jakpus Ardy Purnawan Sani Kawal Sudin Bina Marga untuk Pemasangan Lampu PJU

Related Articles

Latest Articles