Anies Tegaskan Raperda Zonasi Selesai Tahun Ini, Sesuai dengan Perpres

SuaraJakarta.co, JAKARTA – 932 bangunan di Pulau C dan D reklamasi telah disegel oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta ini.

Salah satu penyebabnya menurut Gubernur DKI Anies Baswedan adalah karena belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan raperda mengenai reklamasi yaitu Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta serta Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K).

Meskipun demikian, Anies menegaskan raperda tersebut akan bisa diselesaikan tahun ini.

“InsyaAllah bisa tahun (diselesaikan, red). Ini kan sudah ada rancangannya kemarin kita tinggal menuntaskan aja,” jelas Anies kepada wartawan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (8/6).

Diketahui, pada Bulan Desember 2017 kemarin, Anies mencabut dua raperda tersebut dari pembahasan bersama dengan DPRD DKI. Hal itu untuk memastikan tidak adanya masalah yang timbul akibat pencabutan dua raperda terkait reklamasi tersebut.

BACA JUGA  PSBB di Jakarta Diperpanjang, Anies : Yang Melanggar Akan Langsung Ditindak
BACA JUGA  LPM BSI Tuntut Pemerintah Jamin Kebebasan Berpendapat Setiap Warga

“kenapa waktu itu saya cabut raperdanya, supaya kita mengajukan lagi itu sesuai dengan apa yang digariskan perpres dan yang digariskan perpres itu nanti di tim badan pelaksana,” jelas Anies.

Oleh karena itu, dirinya meminta jika ada yang tidak setuju dengan upaya penyegelan itu agar membuktikan bukti legalitas pembangunan tersebut.

“Karena itu kalo tidak setuju, tunjukkan kepada saya. Kok boleh ada orang mmbgun tanpa IMB. IMB lho ini,” jelas Anies

Related Articles

BACA JUGA  Wow! Persija Akan Kembali Miliki Stadion Kelak Anies Terpilih Jadi Gubernur DKI

Sukses Memimpin Jakarta, Laskar Aman Dukung Anies Baswedan Sebagai Capres 2024

Latest Articles