Lawan Islamophobia, Pelajar Amerika Gelar Islamic Awareness Week

SuaraJakarta.co, INDIANA – Perang terhadap Islamophobia terus digencarkan Muslim di Amerika Serikat. Ketakutan terhadap Islam ini berawal dari kesalahan dalam memahami Islam. Penyebabnya beragam, namun yang paling besar adalah peran media massa Barat yang anti Islam dalam satu dekade belakangan ini.

Asosiasi Pelajar Muslim (MSA) menggelar Islamic Awareness Week yang bertujuan memperkenalkan Islam kepada publik. Acaranya pun digelar dengan ceria di Universitas Ball State, Indiana, Amerika.

“Kami di sini untuk menjadi sahabat bagi semua orang. Kami ingin menjadi tempat bertanya tentang apa itu Islam,” kata Presiden MSA Noor Ayesha, seperti dikutip dari onislam.net.

Acara yang dimulai 9 April ini akan menggelar beberapa even, di antaranya bagi-bagi hijab, demo memakai hijab, diskusi tentang feminisme dari perspektif Islam dan juga dialog Barat-Islam.

Menariknya, MSA tidak seluruhnya beranggotakan muslim. Ada pula mahasiswa non Muslim yang bergabung, salah satunya adalah Rachael Collins.

Collins mengungkapkan kehadirannya dalam organisasi ini untuk mengenal Islam lebih jauh. Dia pun mengajak para pengunjung untuk menyaksikan film dokumenter, “Inside Islam: What a Billion Muslims Really Think”.

“Ada kesamaan kondisi umat Islam saat ini dengan umat Kristiani. Umat Islam tidak menganggap bahwa agama yang dianutnya sebagai sebuah sistem kehidupan,” jelasnya.

Dia mencontohkan tentang hijab. Menurutnya, banyak yang berpandangan hijab hanya pakaian budaya, padahal menurutnya hijab adalah pakaian yang wajib dikenakan Muslimah sesuai dengan aturan dalam Islam. (MFZ)

sumber: onislam.net

Related Articles

Latest Articles