Partai Gelora Jadi Partai Baru Yang Paling Dikenal Masyarakat

0
324
mahfuz sidik
Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik (Foto-SuaraJakarta.co).

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) menjadi salah satu partai baru di Indonesia yang cukup dikenal masyarakat. Bahkan tingkat keterkenalan Partai Gelora berada di angka 4,3 persen. Hal tersebut berdasarkan survei Litbang Kompas terkait partai poliik baru.

Berdasarkan survei tersebut, di bawah Partai Gelora ada Partai Masyumi yang memiliki tingkat keterkenalannya 2,7 persen dan Partai Indonesia Damai 2,4 persen. Sementara itu, di papan tengah, nama partai baru yang dikenal publik yaitu Partai Ummat 2,1 persen, Partai Nusantara 1,6 persen, dan Partai Usaha Kecil Menengah 1,2 persen.

Menaggapi hasil survei itu, Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik menyambut baik tingginya popularitas Partai Gelora. Menurutnya capaian tersebut akan ditngkatkan lagi melalui berbagai program.

Mahfuz mengakui memang saat ini Partai Gelora sedang fokus membangun struktur dari pusat hingga ke daerah.

“Saat ini memang kami fokus membangun struktur organisasi dari pusat ke daerah sehingga nantinya bisa memenuhi syarat pendaftaran dan verifikasi di KPU,” kata Mahfuz.

Mahfuz menambahkan partainya menargetkan dapat merampungkan 100 persen terbentuk kepengeurusan hingga tingkat kecamatan pada 28 Oktober 2021, bertepatan dengan hari jadi partai tersebut.

“Saat kami memiliki memiliki 475.000 anggota. Pada hari lahir Partai Gelora nanti, kami targetkan ada 500.000 anggota. Jadi kita masih kurang 25.000 anggota baru,” ujar Mahfuz.

Selain membangun struktur partai dan perkrutan anggota, tambah Mahfuz, Partai Gelora juga rajin membangun komunikasi dan sosialisasi politik kepada masyarakat. Salah satu kegiatan komunikasi dan sosialisasi politiknya ialah melalui Program Gelora Talk yang rutin dilakukan seminggu sekali setiap hari Rabu melalui Channel Youtube Gelora TV.

“Melaui program Gelora Talks, kami berharap masyarakat lebih memahami platform dan ide-ide yang diusung Partai Gelora,” tambah Mahfuz.[***]

BACA JUGA  Soal Kelanjutan Angket, Fraksi PKS DKI Masih Menunggu Sikap PDIP