China Terapkan Tes Swab COVID-19, “Tak Sampai 10 Detik”

SuaraJakarta.co-Pemerintah China telah menerapkan cara baru yang ketat, dengan melakukan metode tes swab melalui lubang anus saat di tengah melonjaknya kasus COVID-19 menjelang tahun baru imlek yang dilansir dari www.abc.net.au (01/02/2021), .

Warga diwajibkan menjalani empat tes yaitu, tes darah, swab melalui hidung, tenggorokan, dan melalui lubang anus. Menurut Dr. Li Tongzeng direktur asosiasi penyakit pernapasan dan infeksi Rumah Sakit You’an Beijing, “Menerapkan tambahan swab melalui anal akan meningkatkan pendeteksian infeksi dan mengurangi kekeliruan diagnosis.”

Dr Li juga mengatakan kepada media pemerintah Central Chinese Television, “swab anal lebih menimbulkan rasa kurang nyaman dan hanya di peruntukkan bagi mereka yang sedang menjalani karantina di kawasan hotspot penularan COVID-19, termasuk di distrik Daxing di Beijing.

Para pendatang dari luar negeri kini menghadapi skema karantina dan isolasi selama sebulan yang diterapkan di banyak kota.

Pekan lalu, Beijing misalnya telah mengumumkan karantina “14 + 7 + 7” bagi pelancong luar negeri, melibatkan 14 hari karantina hotel, tujuh hari karantina rumah dan tujuh hari pemantauan kesehatan.

Provinsi Jilin dan Zhejiang serta kota Dalian kabarnya telah memberlakukan tindakan serupa.

Tempat lain seperti kota Nanjing dan provinsi Heilongjiang memberlakukan aturan 14 hari karantina dan 14 hari isolasi di rumah.

Sumber: https://www.abc.net.au/indonesian/2021-01-28/china-terapkan-tes-swab-covid-19-melalui-anal/13098504

Related Articles

Latest Articles