Gubernur Anies Akan Revitalisasi Bangunan Bersejarah, Salah Satunya Masjid Al Mansur Tambora

0
52
Anies Baswedan. (Foto: Budhiman/SuaraJakarta)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjaga dan merawat situs-situs yang memiliki nilai sejarah dan perjuangan bangsa. Salah satu bangunan yang memiliki nilai sejarah dan direncanakan untuk direvitalisasi ialah Masjid Al Mansur yang terletak di Jalan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi masjid tersebut.

“3,5 tahun lalu saya hadir di masjid ini untuk acara haul. Waktu itu sambil selesai acara, saya menyaksikan masjid bersejarah ini, masjid ini didirikan (tahun) 1717 dan masjid ini penuh sejarah serta berpengaruh besar, punya catatan perjuangan tersendiri. Pada awal kemerdekaan di mana tak banyak tempat mengibarkan merah putih, tetapi saat itu Guru Mansur mengibarkan merah putih di masjid ini,”kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat mengunjungi Masjid Al Mansur, di Jakarta Barat, Jumat (8/10).

Dengan melihat latarbelakang sejarah serta kondisi masjid yang membutuhkan pembaruan, Anies mengatakan pihaknya akan melakukan revitalisasi terhadap masjid itu, sehingga kelak masjid yang terkenal dengan empat pilarnya itu dapat berdiri kokoh serta bisa dimanfaatkan oleh generasi berikutnya untuk beribadah

“Masjid ini harusnya bukan hanya dirawat, tetapi dipastikan anak kita dan anak dari anak-anak kita dapat melihat masjid ini berdiri tegak. Maka dari itu kami putuskan revitalisasi. Jangan sampai empat pilar ini keropos dan akhirnya kita menyesal. Maka dari itu disiapkan dengan baik sehingga insya Allah dapat selesai sebelum puasa tahun depan,” lanjut Anies.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah berkomitmen untuk merawat berbagai obyek sejarah di Jakarta. Selain masjid, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta juga melakukan revitalisasi terhadap Gereja Immanuel.

BACA JUGA  Pemerintah Didesak Serius Awasi Peredaran Makanan Mengandung Bahan Berbahaya

“Kami ingin tempat ibadah di Jakarta yang punya sejarah dirawat, dikembangkan, dan direvitalisasi sehingga kita dapat menyelamatkan untuk generasi anak cucu kita,” tandasnya.[**]