Kader Gelora Kritisi Jalan Sabang Yang Tidak Menarik Dibandingkan Malioboro

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta didorong terus berbenah untuk meningkatkan sektor pariwisata. Salah satunya Pemprov DKI bisa belajar dari cara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menciptakan kawasan kuliner di Jalan Agus Salim atau dikenal Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat bisa semenarik Malioboro.

“Malioboro sejauh ini dikenal sebagai kawasan unggulan pariwisata bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta,” kata Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat, Ardy P. Sani dalam keterangannya, Jumat (19/1).

Salah satu upaya membenahi kawasan Sabang adalah dengan menghapus parkir on street di  Jalan Sabang. Hal ini untuk menekan kemacetan di kawasan kuliner tersebut.

“Kita bisa belajar bagaimana Malioboro menciptakan branding bagus dan bisa menarik wisatawan untuk berkunjung kembali ke sana,” kata Ardy yang merupakan caleg Partai Gelora Dapil Jakarta Pusat ini.

BACA JUGA  Gema Keadilan DKI Jakarta Ajak Kawal Bersama Gubernur Anies-Sandi

Ardy melanjutkan, selama puluhan tahun kawasan Sabang telah menjadi tempat nongkrong favorit anak muda dan pekerja kantoran di sekitaran Thamrin dan Sudirman. Karena di sana terkenal dengan banyaknya kafe, restoran, sampai jajanan kaki lima.

“Jadi kita manjakan pejalan kaki untuk menikmati kawasan Sabang tanpa ada lagi parkir on street,” kata Ardy.

Untuk menarik wisatawan asing dan lokal, Pemprov DKI nantinya bisa menghadirkan pertunjukan khas Betawi di Jalan Sabang di malam-malam tertentu.

“Saya yakin, kalau dibenahi serius, Jalan Sabang makin diminati wisatawan untuk selalu datang,” demikian Ardy.

SuaraJakarta.co
Author: SuaraJakarta.co

Related Articles

Latest Articles