Geely Perkuat Strategi Pertumbuhan 2026, Targetkan TKDN 60 Persen dan 80 Diler di Indonesia

SuaraJakartaCo, Tangerang– Geely Auto Indonesia mengumumkan strategi pertumbuhan bisnis sepanjang 2026 dengan fokus pada inovasi produk, peningkatan kapasitas produksi lokal, serta perluasan jaringan layanan purnajual guna memperkuat eksistensinya di pasar otomotif nasional.

Strategi tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang Geely dalam mendukung industri otomotif Indonesia melalui peningkatan nilai tambah bagi konsumen dan penguatan ekosistem kendaraan berkelanjutan.

“Sejak kembali hadir di Indonesia pada awal 2025, Geely telah menjalankan berbagai inisiatif strategis sebagai bentuk komitmen jangka panjang kami. Pada 2026, kami menargetkan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60 persen untuk produk yang dirakit lokal,” ujar Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, di Tangerang, Selasa (20/1).

Ia menegaskan Geely menargetkan diri sebagai merek otomotif asal Tiongkok dengan tingkat TKDN tertinggi di Indonesia.

Roadmap Produk 2026

Memasuki fase pertumbuhan baru, Geely memperluas portofolio produknya dengan mengumumkan harga resmi Geely EX2. Model ini telah mencatatkan lebih dari 1.500 pemesanan sejak masa pre-booking dibuka pada November 2025, didorong oleh desain modern dan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan.

Selain itu, Geely Holding juga mengumumkan kehadiran dua merek global di segmen premium, yakni ZEEKR dan Lynk & Co, untuk pasar Indonesia.

Kehadiran kedua merek tersebut ditujukan untuk memperkaya pilihan kendaraan premium bagi konsumen sekaligus memperkuat posisi Geely Holding sebagai penggerak inovasi teknologi otomotif dan penyedia solusi mobilitas berkelanjutan.

Perkuat Produksi Lokal dan Jaringan Diler

Sejalan dengan strategi pertumbuhan, Geely memperkuat ekosistem otomotif nasional melalui peningkatan produksi lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat.

Saat ini, Geely telah merakit secara lokal tiga model, yakni Geely EX2, Geely EX5, dan Starray EM-i, dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit kendaraan per hari.

Di sisi distribusi, Geely menargetkan perluasan jaringan hingga 80 diler resmi pada 2026. Hingga kini, sebanyak 35 diler telah beroperasi di wilayah Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kepulauan Riau, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Untuk meningkatkan pengalaman kepemilikan kendaraan, Geely juga akan meluncurkan program layanan purnajual “Geely Care+”, yang mengusung standar layanan global dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

( foto: dok pribadi).

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Geely menempatkan 2026 sebagai tahun akselerasi dalam membangun ekosistem otomotif yang berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional

Related Articles

Latest Articles