Warga Terganggu Dengan Pemasangan Fiber Optic

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Trotoar sepanjang 500 meter persegi, Jalan Pramuka Sari, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat sedang dikerjakan pemasangan Fiber Optic. Warga yang ingin berjalan di trotoar tersebut terhalang dan merasa terganggu dengan pekerjaan itu.

“Aparat Kelurahan maupun kecamatan harus segera memanggil para pekerjaan instalasi tersebut karena sangat mengganggu kenyamanan warga sebagai pengguna jalan di trotoar ,” tegas Budianto, warga setempat, (26/04/2017).

Ia juga mengaku kecewa terhadap pekerja galian jalan dan trotoar yang dikerjakan asal-asalan. 

“Terkait dengan masalah galian, Sudin Bina Marga Jakpus harusnya tanggap terhadap keluhan warga. Kita mendukung program Pemprov DKI, tapi harus mengikuti aturan. Jangan sampai RT/RW tidak diberitahu tentang pengerjaan instalasi Fiber Optic,” jelas Budianto.

Meski begitu, pihak kelurahan setempat sudah berusaha memanggil pemborong di lokasi tersebut, namun sayang di lokasi tersebut hanya ada para pekerja.

“Kita sudah datangi pengerjaan tersebut, tapi yang ada hanya para pekerja di lokasi tersebut,” ucap Diapari, Kasi Ekbang dan LH.

Sementara itu, Lurah Rawasari, Rahmat Hidayat mengaku, pihaknya sudah memanggil pekerja proyek tersebut. Meskipun sempat main kucing-kucingan.

“Pekerjaan instalasi fiber optic tersebut sudah ada ijin dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta, dengan pengerjaan pada malam hari,” ucap Rahmat.

Rahmat berharap proyek pengerjaan oleh salah satu PT yang berdomisili di DKI ini dapat mengembalikan trotoar seperti semula.

“Kita berharap trotoarnya dapat dirapihkan kembali seperti semula karena tugas Lurah selaku pamong di wilayah hanya melaporkan dan menghimbau saja,” singkatnya. (Van)

BACA JUGA  Hujan Deras Jatuhkan Crane, Puluhan Jamaah Haji Wafat
SuaraJakarta.cohttp://suarajakarta.co
Suara Jakarta, Media Ibukota Indonesia

Related Articles

BACA JUGA  RSUD Koja Berikan Pelayanan Cetak Akte Kelahiran Saat Bayi Lahir

Anis Matta Apresiasi Pertemuan Kapolri dengan Muhammadiyah sebagai Upaya Rekonsiliasi dan Kolaborasi

Latest Articles