SuaraJakartaCo, Jakarta — Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam mendukung kemerdekaan dan perdamaian Palestina sebagai prinsip yang tidak dapat ditawar.
Pernyataan tersebut disampaikan Romo Syafi’i di sela kegiatan Tarhib Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, Minggu.
Menurut Wamenag, perdamaian dan kedaulatan bagi rakyat Palestina merupakan komitmen konsisten bangsa Indonesia yang terus diwujudkan melalui berbagai langkah dukungan kemanusiaan dan diplomasi.
“Perdamaian Palestina itu harga mati bagi kita. Kami siap mengirimkan bantuan apa saja dan turun langsung untuk memastikan terciptanya kedamaian yang hakiki di Jalur Gaza,” ujar Romo Syafi’i.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas perkembangan situasi di Palestina yang mulai menunjukkan arah menuju perdamaian, meski dinamika di lapangan masih terjadi. Dukungan masyarakat internasional, termasuk Indonesia, dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas yang mulai terbentuk.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenag menyinggung peristiwa sejarah Fathu Makkah sebagai teladan dalam membangun perdamaian. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mencontohkan sikap mengedepankan kemanusiaan dan pengampunan meskipun sebelumnya umat Islam mengalami berbagai bentuk penindasan.
“Rasulullah datang dengan tenang dan memberikan jaminan keamanan bagi siapa saja yang berada di rumahnya maupun di Masjidil Haram. Beliau mengedepankan prinsip perdamaian di atas segalanya,” katanya.
Wamenag menambahkan bahwa jaminan keamanan dan penghentian serangan terhadap Palestina merupakan syarat penting untuk mewujudkan stabilitas kawasan. Hal tersebut sejalan dengan upaya diplomasi yang terus diperjuangkan agar tidak terjadi agresi di wilayah Palestina.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak memahami sejarah serta perkembangan geopolitik global agar tidak memberikan penilaian tanpa memahami konteks perdamaian yang pernah dicontohkan dalam sejarah.
Melalui momentum Tarhib Ramadan, Kementerian Agama ingin menegaskan pentingnya semangat berbagi dan kepedulian sosial lintas negara. Kesalehan sosial selama Ramadan diharapkan dapat memperkuat solidaritas masyarakat Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

