Site icon SuaraJakarta.co

Walikota Jakpus Ajak Rapat Camat, Lurah, SKPD, Kepala Pasar Jelang Penilaian Adipura

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Jelang penilaian Adipura pantau Ke dua pada bulan Maret mendatang, Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengumpulkan para Camat, Lurah, SKPD dan kepala pasar di ruang rapat Walikota Jakarta Pusat, Kamis (16/02/2017).

Mangara mengatakan, tujuan kita mengumpulkan pada rapat hari ini untuk memberikan penekanan terhadap pengolahan pasar dalam meningkatkan kebersihan. Mangara  juga tidak akan segan-segan mengusulkan kepada direksi PD Pasar Jaya, jika kepala pasar tidak melakukan upaya pembenahan di sekitar area pasar.

“Di Jakarta Pusat terdapat 24 pasar. Saya akan minta kepada direksi PD Pasar Jaya, jika kepala pasar tidak melakukan upaya akan kita usulkan agar dievaluasi untuk diganti”, tegas Mangara.

Meski begitu, ia juga telah memerintahkan seluruh camat maupun lurah agar berkoordinasi untuk bersinergi dengan 24 kepala pasar yang tersebar di Jakpus.

“Pengelolaan lingkungan hidup pasar itu terus kami lakukan seperti perhatian khusus untuk pengelolaan pasar dalam upaya meningkatkan kebersihan dan peningkatan perbaikan lingkungan hidup termasuk persoalan penghijauan di area pasar”, jelas Mangara.

Meskipun pada penilaian pantau pertama nilai untuk wilayah Jakarta Pusat mendapat nilai di atas 73. Adipura bukan tujuan utama, tetapi Pemkot Jakpus berkomitmen akan memperbaiki sebanyak 24 pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya.

Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat‎, Marsigit, optimis penilaian Adipura tahap kedua akan meningkat.

“Penilaian adipura tahap kedua untuk wilayah Jakarta Pusat akan bertambah menjadi 130 titik pantau”, ucap Marsigit.

Ia berharap, para camat dan lurah maupun SKPD/UKPD, dapat bekerjasama dalam meningkatkan nilai adipura.

“Sebenarnya, jika seluruh stakehokders dan masya‎rakat terlibat ‎langsung serta mau bekerja keras untuk merubah kelemahan bisa saja”, jelasnya.

Misalnya, kata Marsigit, tentang pengolahan sampah di pasar, sekolah dan kantor kelurahan maupun Kecamatan, ia berjanji akan memberikan pembinaan terhadap pengolahan sampah maupun bank sampah di tempat-tempat tersebut.

“Dari 130 titik pantau adipura yang tersebar di Jakarta Pusat meliputi pasar, sekolah, ‎kantor, jalan pemukiman, hutan kota, taman stasiun dan terminal”, katanya. (Van)

Exit mobile version