TY Apresiasi Kinerja Propam dalam Mediasi Kasus Hubungan Terlarang: “Kami Sudah Dapat Keadilan”

SuaraJakartaCo— Proses sidang etik yang melibatkan TY dan seorang anggota kepolisian berinisial RM akhirnya memasuki tahap akhir setelah berjalan lebih dari satu tahun. TY, melalui kuasa hukumnya, mengapresiasi langkah cepat dan profesional yang dilakukan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri dalam memediasi kedua belah pihak.

“Alhamdulillah, klien kami sudah menunggu proses ini cukup lama, hampir satu tahun. Kini kami bersyukur karena sidang etik sudah berjalan dan yang bersangkutan hadir dengan gentle. Mudah-mudahan semuanya selesai dengan baik dan ada keadilan sesuai perbuatannya,” ujar kuasa hukum TY kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/11).

Kuasa hukum menjelaskan, permasalahan ini berawal dari hubungan asmara antara TY dan RM yang telah terjalin selama delapan tahun. Hubungan tersebut bermula karena keduanya bekerja dalam satu lingkungan yang sama hingga menimbulkan kedekatan personal.

“Awalnya mereka satu frekuensi dalam pekerjaan, kemudian timbul perasaan. Namun setelah hubungan itu diketahui oleh suami klien kami, RM justru lari dari tanggung jawab,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, rumah tangga TY dikabarkan mengalami keretakan. Pihak TY kemudian menempuh jalur hukum dan melaporkan RM atas dugaan pelanggaran etik. Proses itu kini telah berjalan di internal kepolisian melalui sidang Propam.

“Yang bersangkutan awalnya sempat mengelak, tapi kini sudah mengakui kesalahan dan bersikap lebih kooperatif. Kami menghargai itu,” lanjut sang kuasa hukum.

Ia menambahkan, saat ini kedua pihak tengah berupaya mencapai kesepakatan damai. Jika perdamaian tercapai, maka laporan dari masing-masing pihak akan dicabut dan kasus dianggap selesai secara kekeluargaan.

“Sekarang tinggal menunggu hasil mediasi. Kalau sepakat, artinya selesai secara baik-baik. Klien kami pun ingin fokus membuka lembaran baru bersama anak-anaknya,” katanya.

TY juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Propam Polri yang dinilai cepat tanggap dan profesional dalam menangani persoalan ini.

“Kami berterima kasih kepada Propam yang sudah bekerja profesional dalam memediasi kami. Sekarang baik pelapor maupun terlapor sudah fokus pada kehidupan masing-masing,” pungkasnya.

Related Articles

Latest Articles