Site icon SuaraJakarta.co

Tanggul Banjir Kanal Barat Jebol, Saefullah Ajak Dewan Kota Tanah Abang Turun Tangan.

Walikota Jakarta Pusat, Saefullah bersama Dewan Kota Jakarta Pusat, Ardy Purnawan Sani meninjau lokasi jebolnya tanggul.

Walikota Jakarta Pusat, Saefullah bersama Dewan Kota Jakarta Pusat, Ardy Purnawan Sani meninjau lokasi jebolnya tanggul.

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Didampingi Anggota Dewan Kota Tanah Abang, Ardy Purnawan Sani, Walikota Jakarta Pusat, Saefullah langsung meninjau lokasi jebolnya tanggul pembatas sisi selatan pada Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Pintu Air Karet, Jl. Administrasi Negara I, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/13).

Pagi harinya Saefullah baru saja mengukuhkan 8 orang Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat, tak lama setelah acara pengukuhan, informasi tentang jebolnya tanggul BKB di Tanah Abang diketahui oleh Pak Wali, spontan Walikota Jakarta Pusat ini mengajak Dewan Kota Jakarta Pusat, khususnya Dewan Kota Tanah Abang untuk langsung blusukan ke lokasi kejadian.

“Ya, Dewan Kota Jakarta Pusat baru saja dikukuhkan tadi pagi, dan siangnya langsung blusukan ke lokasi kejadian jebolnya tanggul, ini bagus, bisa langsung aksi, jadi ketahuan kerjanya,” ujar Saefullah, Walikota Jakarta Pusat.

Ajakan tersebut tak disia-siakan Ardy Purnawan Sani, Anggota Dewan Kota Tanah Abang, selain sudah menjadi tugasnya, lokasi kejadian juga berada diwilayah kerjanya, yaitu Jl. Administrasi Negara I, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang.

“Pak Wali dapat informasi tentang kejadian tanggul BKB yang jebol, lalu ia bilang bahwa Dewan Kota bisa langsung bergerak turun ke lapangan, dan saya katakan siap!” jelas Ardy Purnawan Sani, Dewan Kota Jakarta Pusat yang mewakili Kecamatan Tanah Abang.

Diduga jebolnya tanggul karena beban berlebih, hal itu terjadi karena bantaran kali BKB kerap dijadikan tempat menumpuk berbagai jenis material, antara lain blok beton untuk pembangunan saluran air, ditambah pada bagian atas tanggul juga sering dijadikan tempat parkir mobil warga, akibatnya tanggul kelebihan beban hingga akhirnya jebol, beruntung tak ada korban jiwa dari kejadian ini.

“Saya langsung koordinasi dengan pihak kepolisian dibantu dengan Ketua RT/RW setempat untuk mengamankan lokasi kejadian, menjauhkan warga dari garis polisi dan membantu pihak terkait khususnya Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Kementerian PU dan Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat untuk menyelesaikan pembangunan kembali tanggul yang jebol,” tegas Ardy Purnawan Sani, Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat. [bro]

Exit mobile version