Sodetan Kali Item Tak Ada Hubungan Dengan Pembangunan Villages Palace

SuaraJakarta.co, JAKARTALurah Sumur Batu, Jakarta Pusat, Rahmad Shonhaji menegaskan tidak ada hubungan antara pembangunan Village Palace dengan adanya sodetan Kali Item sebagai upaya untuk menangani persoalan banjir.

Justru sebaliknya, menurut Rahmad, justru pihak Village Palace sangat memikirkan upaya antisipasi banjir dengan cara membangun dam (tampungan air) sebagaimana diatur dalam AMDAL, yakni adanya lahan seluas 1000 meter dengan kedalaman 6 meter yang sedang dibangun.

Hal ini disampaikan Rahmad, pasalnya, sebelumnya muncul provokasi dari oknum warga untuk menolak penyodetan Kali Item. Warga menduga bahwa apa yang dilakukan Dinas Tata Air Jakarta Pusat tersebut untuk melindungi kepentingan pihak Village Palace (swasta) dan berdampak pada timbulnya banjir di pemukiman warga.

BACA JUGA  Lurah Petamburan Gelar Penataan Lingkungan
BACA JUGA  Dishub DKI Terus Cari Formula Rekayasa Lalin yang Tepat di Underpass Matraman

“Dengan opini di warga, sepertinya dianggap pihak pemerintah menguntungkan pihak swasta dari proyek tersebut,” terang Rahmad kepada suarajakarta.co, Kamis (19/11).

Sebagaimana diketahui, Rahmad menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pertemuan tertutup. Pertemuan tertutup ini hanya dihadiri oleh beberapa pihak, yaitu perwakilan warga yang diwakili oleh RW, Lurah Sumur Batu Rahmad Shonhaji, Dinas Tata Air Provinsi DKI Jakarta Tri Djoko, dan Kasudin Tata Air Jakarta Pusat Herning Dwi Tyas. Pertemuan ini sebagai maksud agar ada penyadaran warga untuk program penyodetan Kali Item untuk dilaksanakan segera.

Related Articles

BACA JUGA  Tombol Dislike Facebook Batal, Mark Zuckerberg Mengikuti Saran Pakar Indonesia?

Berani Ajukan Puan dan Muhaimin sebagai Capres 2024, Partai Gelora Puji Sikap ‘Confident’ PDIP-PKB

Latest Articles