Site icon SuaraJakarta.co

Relokasi Pasar Asemka Belum Terealisasi 

Ilustrasi Pasar. (Foto: Istimewa)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pekerjaan Rumah (PR) Pemprov DKI Jakarta dalam menata pasar di Ibukota masih banyak. Meski aktivitas di jalanan Jakarta karena libur Lebaran, kondisi sebaliknya tampak di Jalan Asemka, Jakarta Barat, kemarin (21/7).

Jalan di kolong flyover jembatan lima tersebut justru dipenuhi luberan aktivitas pedagang Pasar Asemka. Beberapa kendaraan yang melintas di jalan seluas 3 meter itu kemarin harus berhati-hati.

Berkurangnya akses jalan tersebut disebabkan beberapa pedagang kaki lima (PKL) masih membuka lapak disana. Meski ada larangan, para pedagang enggan pindah lokasi sementara (loksem).

Mulai 17 Juli, mereka seharusnya pindah ke loksem di Jalan Ekor Kuning, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

Sebab, aktivitas Pasar Asemka mulai bergeliat. Antara lain, permintaan kebutuhan alat tulis sekolah yang meningkat.

“Kalau menjelang masuk sekolah begini, omzet bisa dua kali lipat,” ungkap Fandi Anwar, seorang pedagang alat tulis.

Namun, Fandi enggan menyebutkan berapa omzet yang diperoleh. Dia hanya menyatakan bahwa berkah berjualan alat tulis terjadi setahun sekali.

Exit mobile version