Warga Pulau Seribu Tidak Setuju Jika Ahok Hapus Pemerintah Kepulauan Seribu

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Adanya isu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tcahaja Purnama (Ahok) ingin menghapus Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, warga Kepulauan Seribu ramai-ramai menolaknya.

Agus (54) warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, menyatakan tidak setuju dengan rencana Ahok. Agus menilai, jika dana untuk Kepulauan Seribu dinilai boros, seharusnya dievaluasi ke mana saja aliran dana tersebut.

“Warga Pulau Seribu belum sejahtera, banyak yang masih tergolong miskin. Pembangunan untuk masyarakat juga tidak terlalu banyak. Kalau dinilai boros, mending evaluasi dulu saja ke mana dana tersebut,” ujar Agus, Selasa (27/9/2016).

Selain itu, Sabarudin (47) juga berpendapat bahwa Rp.400 miliar dari APBD belum banyak memberikan peningkatan hidup warga pulau seribu. Pasalnya, warga Pulau Seribu rata-rata hanya memiliki penghasilan dari hasil nelayan.

BACA JUGA  Program Gubernur Tidak Berjalan, Mendagri: Ganti Saja Sekda dan SKPD
BACA JUGA  Sandiaga: Berita Hoax akan Diklarifikasi

“Kalau ditangani langsung oleh Pemprov DKI Jakarta, apakah ada jaminan Kepulauan Seribu bisa lebih sejahtera?” tutur Sabarudin.

Penduduk Kepulauan Seribu tidak seperti di wilayah lain. Jumlahnya sekitar 23 ribu. Namun, dengan pemerintahan saat ini sudah tergolong baik, karena bisa dikelola secara menyeluruh.

Usul warga Pulau Seribu untuk Ahok adalah agar Ahok fokus selesaikan masalah banjir, macet, dan reklamasi. Biarkanlah bupati Pulau Seribu mengembangkan rakyatnya.

Related Articles

BACA JUGA  Tinjau Perkampungan Betawi, Ahok Marah-marah Lagi

HUT Ke-77 RI, Anies Hadirkan Kebijakan Pajak Yang Adil dan Merata Untuk Warga Jakarta

Latest Articles