Pemprov DKI Tidak Berpihak kepada UMKM

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Cawagub DKI Sandiaga Uno memaparkan selama kepemimpinan Ahok-Djarot, Pemprov DKI tidak berpihak kepada UMKM. Hal itu dibuktikan dengan minimnya bantuan (portfolio) dari Bank DKI hanya 5 persen.

“saya banyak mendapatkan masukan dari para pengusaha kecil di Jakarta. Bantuan atau portfolio hanya 5 persen dari Bank DKI. Sangat kecil. Jadi, bagaimana UMKM kita akan tumbuh, sementara di sisi lain juga digusur,” jelas Sandiaga saat menyampaikan pandangan di acara Kompas TV, Kamis (15/12).

Oleh karena itu, menurut Sandiaga, pola pengembangan UMKM yang ideal adalah melibatkan atau kolaborasi dari seluruh pengusaha, tanpa memandang skala aset, secara berkeadilan. Hal itu, tambah Sandiaga, dapat dilakukan dengan memberdayakan secara terukur.

BACA JUGA  Sandiaga: InsyaAlloh Pertumbuhan Ekonomi di Jakarta Dekati Angka 7 Persen
BACA JUGA  Ahok Tidak Punya Konsep Jelas Tata Kelola Transportasi Transjakarta

“Ada lima program kami, yaitu pelatihan buat pengusaha baru, pendampingan pengusaha sukses, dibantu merencanakan keuangan, dibantu menjualkan produk atau jasa, dan garasi inovasi untuk jual alat dan benda bekas,” jelas Sandiaga.

Diketahui, dari acara debat Kompas TV ini, hanya paslon Agus-Sylvi yang tidak hadir.

Related Articles

BACA JUGA  Pake Mercy Dibilang Pencitraan, Sandiaga Pilih Nissan Yang Nyaman

Menumbuhkan Nasionalisme, Warga RW 03 Kelurahan Menteng Gelar Pawai Karnaval HUT Ke-77 RI

Latest Articles