Site icon SuaraJakarta.co

Pemerintah Tak Serius Mengupayakan Swasembada Pangan

Anggota Komisi VI DPR RI Adang Daradjatun (Foto: Dokumentasi Humas Fraksi PKS DPR RI)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Adang Daradjatun menilai tidak ada keseriusan pemerintah dalam upaya menuju swasembada pangan, khususnya dalam hal gula. Hal tersebut tercermin dari tidak adanya perubahan signifikan dalam laporan yang disampaikan dari mitra kementerian terkait kepada Komisi VI.

“Semenjak saya di Komisi VI, laporan dari kementerian terkait yang dilaporkan ini lagi ini lagi. Jadi, saya tidak melihat proses yang berkembang menuju swasembada,” jelas Adang dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Pertanian, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Dalam rapat persiapan pembentukan Panitia Kerja (Panja) Gula ini, Adang juga meminta Kementerian Pertanian untuk menyertakan hasil rekomendasi dari Panja Gula di periode lalu, terutama dalam kaitan Manajemen, Kelembagaan, dan Tata Niaga Gula. Sehingga, Adang berharap dengan digabungkan rekomendasi tersebut dengan masukan dari Panja Gula saat ini, dapat membuat tolak ukur pencapaian swasembada ke depan.

“Misalnya, di 2019, kita akan mendapat suatu hasil dua kali lipat dari tahun ini, yang terlihat jelas tahun per tahun kemajuannya,” tambah Politisi PKS dari daerah pemilihan Jakarta Utara dan Jakarta Barat ini.

Adang menilai dengan adanya laporan pencapaian kementerian terhadap rekomendasi panja yang terdahulu dapat menjadi tolak ukur bagi kinerja panja yang akan datang.

“Jadi saya harapkan, minimal baik untuk Komisi VI atau mitra kerja lainnya, fokus pada rekomendasi terdahulu. Kalau itu sudah dilakukan saja itu bagian dari kemajuan Panja yang akan datang,” papar Mantan Wakil Kapolri periode 2004-2006 ini.

Diketahui, Komisi VI DPR berencana untuk membentuk Panja Gula karena dilatarbelakangi oleh data dari neraca gula nasional yang hingga kini tak kunjung jelas. Rencana pembentukan panja ini sudah diinisiasi sejak akhir Bulan September 2015 silam.

Exit mobile version