Kisruh Lahan RS Sumber Waras, Publik Laporkan Ahok ke KPK

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah, berencana akan melaporkan Gubernur DKI Ahok ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait indikasi kerugian negara atas pembelian lahan RS Sumber Waras

“Kami laporkan karena ada indikasi manipulasi barang mulai dari Yayasan Cindra Naya, Yayasan Cing Ming Hui ke Yayasan Sumber Waras,”tegas Amir sebagaimana dikutip dari Harian Non Stop, Selasa (18/8)

Menurutnya, pengalihan aset tersebut merupakan bagian dari manipulasi yang melibatkan notaris terkemuka. Ia mengaku akan segera melaporkan hal ini ke KPK, “akan dikirim pada Kamis (20/8), bersama dengan Aliansi Dukung KPK usut Ahok,” tambahnya

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Aliansi Dukung KPK usut Ahok, Akhsany Taqwim, mengaku mendukung laporan Amir tersebut ke KPK. Pihaknya akan terus menekan KPK untuk mengusut Ahok dengan melakukan unjuk rasa.

BACA JUGA  Hari Ini, Ahok Diperiksa Bareskrim atas Kasus UPS, Bakal Kena Status Tersangka?
BACA JUGA  Mendes Sebut Transmigrasi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Luar Jawa

“Kami akan melakukan unjuk rasa di Kantor KPK, dan meminta mengusut atas kasus korupsi yang dilakukan Ahok karena terindikasi melakukan korupsi sebesar Rp 133 miliar,” jelas Akhsany

Related Articles

BACA JUGA  “Hanura Terindikasi Cabut Dukungan, Ahok Bisa Gagal Maju Pilkada”

Usai Menikahkan Anaknya, Anies : Tia Selalu Mendukung Tugas Ayah Ibunya, Saya Titipkan Anak Saya Pada Ali

Latest Articles