Golkar Tebar Ancaman bagi Kader yang Tolak Ahok

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Partai Golkar mulai tebar ancaman bagi kadernya yang tidak sepakat untuk mendukung Ahok di Pilkada DKI.

Ancaman itu berupa pemberian sanksi kedisiplinan Peraturan Organisasi (PO) Nomor 13 tentang Disiplin dan Sanksi.

“Tradisi yang dilakukan partai Golkar, sebelum melakukan keputusan boleh berwacana apa saja,” kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marham sebagaimana dikutip dari laman Kompas, Selasa (30/8/2016).

Diketahui, bersama dengan Nasdem dan Hanura, Partai Golkar sudah resmi menyatakan dukungannya untuk mengusung Ahok. Beberapa kader Golkar dinilai masih ada yang belum sejalan dengan keputusan untuk mengusung petahana tersebut.

“Tapi kalau sudah diambil keputusan sesuai mekanisme yang demokratis dan ditandatangani ketua umum dan sekjen maka hanya satu, amankan, dan perjuangan seluruh keluarga Golkar,” ujarnya.

Namun, Idrus tidak menjelaskan lebih lanjut sanksi yang akan diterima kader bila melanggar kebijakan partai.

BACA JUGA  Jokowi Pernah Janji Buatkan Kampung Deret untuk Warga Kampung Pulo

Related Articles

BACA JUGA  Kasus Penistaan Agama dan Reklamasi, Dua Faktor Pemrosot Ahok di Peringkat Terbuncit

Gelar Rakorwil, Partai Gelora DKI Usul Pemprov Bangun Masjid Raya di Jaksel dan Jaktim

Latest Articles