Forum RT/RW se-DKI Jakarta Kompak Tolak Ahok

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Ketua Forum RT/RW wilayah Jakarta Timur, Rudi menjelaskan lebih dari lima puluh persen RT/RW di Jakarta sudah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap Ahok untuk maju kembali di Pilkada DKI.

Meskipun demikian, Rudi menilai masih banyak pengurus RT/RW yang masih takut jika bergabung dengan gerakan ini karena adanya intimidasi yang dilakukan Ahok melalui lurah maupun camat.

Rudi menegaskan pihaknya tak ambil pusing dengan langkah itu. Tanpa adanya orang semacam itu, Rudi masih optimis pengumpulan 3 juta KTP bisa dilakukan dalam waktu singkat, bahkan kurang dari target.

“50% lebih RT/RW di Jakarta sudah menyatakan sikap memboikot Ahok. Anda bisa lihat, ketika peresmian taman yang datang kebanyakan PNS,” jelas Rudi sebagaimana dikutip dari laman Sindonews, Kamis (21/7).

BACA JUGA  Kiprah Dewan Menyerap Aspirasi Warga Saat Reses: Soal Maraknya Minimarket di DKI
BACA JUGA  FPKS DPRD Kasih Catatan Ahok Soal Meningkatnya Dana CSR untuk Pembangunan

Diketahui, forum RT/RW se-DKI Jakarta belakangan sering melakukan pertemuan hingga berujung pada pembentukan gerakan untuk menolak Ahok. Hal itu dilakukan karena sikap Ahok yang sering membuat kegaduhan hingga membuat tidak kondusif masyarakat.

Ditambah, RT/RW se-DKI mempersoalkan persoalan Aplikasi Qlue yang penuh dugaan korupsi. Oleh karena, secara instansi, aplikasi ini tidak terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatikan serta tidak ditender langsung.

“Soal ini kita sudah melaporkan hal ini kepada KPK, dan BPK,” cetus Sekjen Forum RT/RW Lukman Hakim.
Lukman menegaskan pengumpulan KTP akan serius dilakukan. Dan akan terkumpul rampung tepat saat masa pendaftaran Pasangan Calon Pilkada DKI, yaitu Bulan September 2016.

BACA JUGA  Peringati Hari Buruh dan Hardiknas Mahasiswa IISIP Tegur Jokowi

Related Articles

BACA JUGA  Undurkan Diri dari Kader, Boy Sadikin Korban Pertama PDIP Karena Usung Ahok

Anis Matta Minta KPU RI Tidak Persulit Keberadaan Partai Baru

Latest Articles