Disebut Dipaksa Maju oleh Ayahnya di Pilkada DKI, Agus Mengaku Sakit Hati

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Cagub DKI Agus Harimurti Yudhoyono mengaku sakit hati jika ada yang menyebutkan majunya di Pilkada DKI adalah karena “dipaksa” oleh orang tuanya.

“Seketika saya tahu ada isu itu, jujur saya sakit, saya tidak mau orangtua saya dijadikan sebagai penjerumus anaknya sendiri,” ungkap Agus sebagaimana dikutip dari laman Tribunnews, Senin (3/10).

Ia mengaku dirinya tidak merasa dipaksa kedua orangtuanya, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono ikut dalam pesta demokrasi warga Jakarta.

“Saya sama sekali tidak merasa dipaksa oleh siapapun. Tegas saya katakan, ini kemauan saya dan saya memilih jalan ini,” kata pensiunan perwira menengah TNI.

BACA JUGA  Sambangi PKS, Hanura Walk Out Dukung Ahok?

Dia pun membantah semua pembicaraan adanya paksaan dari kedua orangtuanya untuk mengakhiri karirnya di dunia militer dan beralih ke dunia politik.

BACA JUGA  50 Program Kerja Garapan Anies-Sandi Jika Terpilih Menjadi Gubernur DKI

SBY dan Ani Yudhoyono, dikatakan Agus sama sekali tidak menginginkan dirinya bermanuver menjadi gubernur DKI Jakarta.

“Mereka awalnya malah kaget dan tidak mau kalau saya maju. Jadi memang ini bukan paksaan dari mereka,” kata Agus. (RDB)

Related Articles

BACA JUGA  Anis Matta Minta KPU RI Tidak Persulit Keberadaan Partai Baru

HUT Ke-77 RI, Anies Hadirkan Kebijakan Pajak Yang Adil dan Merata Untuk Warga Jakarta

Latest Articles