Cukup Besar, Swing Voters di DKI Capai 24 Persen

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menemukan bahwa masih ada sekitar 24 persen pemilih di DKI, yang masih memiliki kemungkinan besar untuk berpindah memilih calon (swing voters).

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, saat merilis hasil temuan surveinya yang bertemakan ‘Kinerja Petahana dan Efek SARA Dalam Pilkada DKI Jakarta’ di kantornya, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).

“5 persen sangat besar kemungkinan untuk berubah. Sedangkan yang cukup besar untuk berubah pilihan sebanyak 19 persen. Sehingga, jika diakumulasikan sebanyak 24 persen yang masih akan berubah di Pilkada DKI. Meskipun, 45 persen kecil kemungkinan untuk berubah,” jelas Burhan.

BACA JUGA  Kyai Said Aqil Siraj : Hidayat itu Sahabat Saya dan NU akan Mendoakan Beliau
BACA JUGA  DPR Pastikan Panggil Mendagri Soal Pencabutan Perda di Beberapa Daerah

Selain itu, menurut Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta ini, paslon Agus-Sylvi menempati peringkat pertama dengan 30,4 persen, Ahok-Djarot 26,2 persen, dan Anies-Sandiaga 24,5 persen.

“Tapi ketiganya punya peluang masuk putaran kedua. Tidak ada satu pun yang bisa mengklaim bisa menang satu putaran,” jelas Burhan. (RDB)

Related Articles

BACA JUGA  Gara-Gara Ahok Keluarkan Pergub, Dinas Tata Air DKI Harus Rela Pangkas Anggaran

Ketua Presidium ANIES, La Ode Basir Kukuhkan Pengurus DPW ANIES Sulsel

Latest Articles