Buruk Rupa Cermin Dibelah: Ahok Tuduh Oknum PNS Kutip Uang Bangun RTH

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Bagai peribahasa Buruk Rupa Cermin Dibelah. Begitulah kira-kira kinerja Ahok dalam memimpin Jakarta. Tidak bisa menyelesaikan persoalan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Ahok malah menuduh adanya oknum di internal PNS yang sering memungut komisi.

Dikutip dari laman bisnis.com, Selasa (9/12), Ahok menjelaskan bahwa karena adanya permainan tersebut, target pencapaian RTH baru mencapai 9 % dari target 30 %.

“Jakarta itu nggak pernah capai 10% bangun RTH karena pas lahannya mau diambil, dimintai macam-macam,” kata Ahok saat peresmian 10 taman di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2016).

Tak tercapainya target RTH lantaran banyak oknum yang meminta komisi untuk beli tanah 10%-17%. Menurutnya, masyarakatnya ditekan untuk tetap membayar.

BACA JUGA  Koalisi Kekeluargaan Belum Kompak Tentukan Paslon Lawan Ahok​
BACA JUGA  Dilaporkan ke KPK, Ahok Diminta Urus Sendiri, Gak Usah Bawa Nama Presiden

“Malah ada nih warga yang jual, tapi dimintai bayar gede komisinya, ditekan sampai 40%. Kalau begitu, jadi agen properti saja, berhenti jadi PNS biar dapat komisi,” jelasnya.

Ahok menuding bahwa masih banyak oknum pegawai negeri sipil (PNS) memungut komisi. Lebih lanjut, Dia mengatakan hal tersebut mengakibatkan pembelian lahan tidak dapat dilaksanakan bahkan, anggaran APBD selalu sisa atau silva.

Related Articles

BACA JUGA  Wakil Walikota Jakpus Himbau Warga Jaga Kemanan Jelang Pilkada

Kemenag Tetapkan Idul Adha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Latest Articles