Site icon SuaraJakarta.co

Ahok Apresiasi Nur Mahmudi Diisukan Maju Pilkada DKI

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama “Ahok” mengapresiasi langkah Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail yang dikabarkan akan maju menjadi Calon Gubernur menggantikan dirinya di Pilkada 2017.

Ahok menyampaikan hal tersebut dikarenakan Nur Mahmudi memiliki track record bagus sebagai kepala daerah 2 periode dan menjadi tokoh senior di Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

“Menguntungkan kan. Bekas wali kota bagus, dong,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman Liputan 6, Rabu (4/11).

Ahok pun merasa nama-nama bakal calon Gubernur DKI yang beredar belakangan ini tidak membuatnya khawatir. Sebaliknya, mantan Bupati Belitung Timur ini justru senang dengan banyaknya tokoh yang tertarik ikut meramaikan pilkada serentak tahap II tersebut.

“Kan, aku sudah bilang makin banyak orang yang mau maju jadi Gubernur DKI, maka orang DKI makin untung. Yang jual banyak, belinya untung dong. Kalau yang jual cuma 1 rugi kamu (pilihannya sedikit),” kata Ahok

Para tokoh yang maju dalam pilkada tentu memiliki ide dan gagasan sendiri dalam membangun Jakarta. Tinggal bagaimana masyarakat menilai tawaran program dari setiap calon.

“Saya bilang yang penting banyak orang mau jadi calon gubernur. Kalau dia jadi calon gubernur nanti kampanye keluarkan tuh ide-ide dalam debat, kampanye. Itu akan menguntungkan orang Jakarta. Seperti belanja ke supermarket, kalaudisiapin banyak merek pilihannya juga banyak. Saya kira ini menguntungkan,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, spanduk Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang bertuliskan siap membenahi Jakarta beredar di banyak tempat. Bahkan, di arena Mukernas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, pun juga terpampang spanduk tersebut. Selain karena berasal dari basis PKS, Nur Mahmudi diyakini menjadi lawan tangguh bagi Ahok karena berlatar belakang etnis Jawa dan sudah teruji memimpin sebuah kota selama 2 periode.

Exit mobile version