Site icon SuaraJakarta.co

Masuk Penilaian Adipura, Jalan KH Mas Mansyur Jakpus Seharusnya Bersih dari PKL

PKL di Jalan KH. Mas Mansur. (Foto: Irvan Siagian/SuaraJakarta)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Napitupulu menilai menjamurnya lapak-lapak PKL yang berupa tenda di bahu jalan KH Mas Mansyur Tanah Abang, dapat membuat Kotamadya Jakarta Pusat tercoreng dari penilaian Piala Adipura.

Victor menjelaskan hal tersebut sebab trotoar yang semula ciamik dengan warna hitam-putih, kini menjadi kotor. Bahkan, dengan adanya PKL tersebut, para pedestrian (pejalan kaki) menjadi kesulitan dan memilih bahu jalan yang rawan dengan kecelakaan.

“Jakarta Pusat mewakili DKI dalam penilaian adipura, seharusnya kawasan Jalan KH. Mas Mansyur yang merupakan jalan protokol dapat steril dari PKL,” ujar Ketua LP2AD, Victor Napitupulu, kepada suarajakarta.co, Selasa (10/05/2016).

Wilayah Tanah Abang, tambah Victor, jika mau tertib dan bersih dari parkir liar dan PKL, harus dengan ketegasan dalam menegakan peraturan serta tidak tebang pilih.

“Tidak boleh tebang pilih dalam melakukan penertiban, contoh misalnya, penjagaan PKL sore hari jangan cuma wilayah Kemayoran saja, tapi wilayah Tanah Abang juga harus dilakukan penjagaan, sehingga warga sebagai pengguna jalan dapat menikmati kenyamanan dan ketertiban,” tegas Victor.

Exit mobile version