Manggarai Kembali Bergejolak di Awal 2026, Tawuran Pecah di Bawah Underpass Tambak

SuaraJakartaCo – Suasana awal Tahun Baru 2026 di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, kembali terusik. Pada Kamis sore (1/1/2026), dua kelompok warga terlibat bentrok di Jalan Tambak, tepat di bawah underpass Manggarai, kawasan yang selama ini dikenal rawan konflik.
Peristiwa itu terjadi saat aktivitas warga mulai kembali normal setelah perayaan malam tahun baru. Bentrokan berlangsung terbuka dan membuat warga sekitar memilih menutup pintu rumah serta menjauh dari lokasi kejadian.

Sejumlah saksi mata menyebut, kedua kelompok saling melempar batu, menyalakan petasan, dan membawa senjata tajam serta benda tumpul lainnya. Suara ledakan petasan dan teriakan terdengar hingga radius beberapa ratus meter dari lokasi.

Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi. Setelah bentrokan berlangsung cukup lama, polisi akhirnya membubarkan massa dengan tembakan gas air mata agar situasi kembali kondusif.

Menurut keterangan warga, insiden sore hari itu diduga merupakan lanjutan dari ketegangan yang sudah terjadi sejak Kamis pagi jelang subuh, tak lama setelah rangkaian perayaan malam Tahun Baru 2026 berakhir.

Kawasan Manggarai, khususnya di sekitar Jalan Tambak, memang kerap menjadi titik konflik antarkelompok warga. Sepanjang tahun 2025, bentrokan serupa dilaporkan terjadi berulang kali. Upaya perdamaian telah beberapa kali dilakukan melalui mediasi aparat keamanan dan tokoh masyarakat.

Bahkan, pemerintah provinsi DKI Jakarta sebelumnya pernah menggelar doa bersama dan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan sosial di wilayah tersebut. Namun hingga awal 2026, tawuran masih kembali terjadi.

Hingga Kamis petang, aparat kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi bentrokan susulan. Tidak ada keterangan resmi mengenai korban luka maupun pihak yang diamankan dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa di Manggarai ini kembali menjadi pengingat bahwa di tengah semangat menyambut tahun baru, sebagian wilayah kota masih menghadapi persoalan lama yang membutuhkan penanganan berkelanjutan, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga pendekatan sosial yang lebih menyentuh akar persoalan.

Related Articles

Latest Articles