Kawasan Pancoran, Contoh Proyek Infrastruktur Tanpa Amdal Lalin

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memerintahkan Sekda Saefullah untuk memanggil semua penyelenggara konstruksi sepuluh proyek infrastruktur.

Sebab, menurut laporan yang didapatkan Gubernur Anies, sepuluh proyek tersebut dibangun tanpa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdal Lalin).

Sehingga, tak ayal menimbulkan kemacetan luar biasa di Jakarta, terutama saat jam-jam sibuk.

“Rapat koordinasi ini untuk membahas beberapa masalah yang urgent di Jakarta. Kita tahu ada kemacetan yang luar biasa di sekitar lokasi-lokasi pembangunan infrastruktur. Dalam pertemuan tadi terkemuka bahwa ada 10 titik pembangunan infrastruktur dan ternyata di 10 titik itu tidak pernah dilakukan Amdal lalin,” kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017).

BACA JUGA  Sudin Dikcapil Jakbar Gelar Biduk di Apartemen Puri Park Vieu, 393 Warga Diperiksa Identitasnya
BACA JUGA  Penangkapan Becak di Johar Baru Seperti Menangkap Teroris

“Jadi bagi proyek yang sudah ada, ditugaskan kepada sekda untuk memanggil semua penyelenggara konstruksi untuk segera menuntaskan Amdal lalin dan nanti dilaporkan kepada dishub dan kepolisian. Sehingga jalan-jalan yang terkena projek bisa diberikan alternatif yang tepat dan tidak menimbulkan masalah,” jelas Anies.

Salah satu contoh proyek infrastruktur yang tanpa Amdal Lalin adalah ada di kawasan Pancoran.

“Di Pancoran ada 2 proyek bersamaan flyover dan LRT. Dalam konsekuensi lalu lintasnya ekstrem sekali,” imbuhnya.

Untuk itu Anies meminta komitmen penyelenggara proyek infrastrutur agar memenuhi kajian Amdal sebelum proyek dimulai. Bahkan sebelum izin mendirikan bangunan (IMB) dikeluarkan. (RDB)

Related Articles

BACA JUGA  Semarakkan Asian Games dengan Pencak Silat, Kenapa Tidak?

Ardy Purnawan Sani Apresiasi Kecamatan Tanah Abang Libatkan Warga Berdiskusi Terkait Penataan Stasiun Karet

Latest Articles