SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Islamophobia Ternyata Jadi Bisnis yang Menggiurkan

Lean: Islamophobia adalah industri yang menggiurkan. Gaji yang diberikan lumayan bagi sebagian orang. Mereka yang menghabiskan hidupnya untuk bekerja mempromosikan kejelekan-kejelekan Islam.

Ambil contoh blogger Pamela Geller. Dari data pajak menunjukkan dia menerima gaji secara berkala dari American Freedom Defense Initiative sebesar lebih dari USA $200 ribu. Dia juga mendapatkan uang dari royalti buku, donasi untuk web-nya dan pidato di hadapan umum.

Robert Spencer, seorang New Hampshier, yang berbasis Katolik, yang menjadi aktivis di Jihadwatch, menerima upah setiap tahunnya dari David Horowitz’s Freedom Center.

Franck Gaffney, yang memiliki lembaga pemikiran DC, menerima upah 300 ribu dollar Amerika Serikat pada 2011. Ada pula David Yerushalmi yang memperjuangkan legislasi anti Shariah, menerima bayaran 150 ribu dollar Amerika, di luar bayaran konsultasi hukum dari Gaffney dan klien lainnya.

Organisasi Clarion, yang memproduksi film anti Islam Obsession, menerima dana lebih dari 18 juta dollar Amerika, ini di luar pemasukan dari film sebesar 6 dollar Amerika dalam beberapa tahun belakangan. Dewan Hubungan Islam Amerika melaporkan, dalam kurun waktu 2008 hingga 2011, 37 organisasi berbeda memperoleh total bayaran hingga 120 juta dollar Amerika.

Wawancara ini merupakan pandangan pribadi narasumber. Tidak menjadi pandangan dan kebijakan editorial Fair Observer.

Diterjemahkan oleh: Mohamad Fadhilah Zein

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *