Fariz RM Soal Penundaan Sidang: Saya Ikuti Saja Prosedur

SuaraJakarta.Co – Musisi legendaris Indonesia, Fariz RM, memilih tetap tenang dan bersikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum yang tengah dijalaninya. Sidang pembacaan tuntutan terhadap dirinya dalam kasus penyalahgunaan narkotika kembali ditunda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025).

Ini menjadi kali kedua JPU menunda pembacaan tuntutan. Jaksa Indah Puspitarani menyebut belum rampungnya berkas tuntutan karena masih menunggu petunjuk dari pimpinan, mengingat perkara ini menyita perhatian publik.

Ketua majelis hakim, Lusiana Amping, terlihat kurang berkenan dengan alasan yang disampaikan JPU. Ia mengingatkan agar proses hukum tidak lagi ditunda mengingat sebelumnya persidangan juga telah ditangguhkan selama satu minggu.

“Bu jaksa, janganlah diundur lagi. Disesuaikan dengan SOP Kejaksaan Agung. Ini kan sudah kita tunda satu minggu, seharusnya jangan diundur lagi,” ujar Hakim Lusiana di ruang sidang.

Meski proses hukum yang dihadapinya berjalan penuh dinamika, Fariz RM memilih untuk tetap legowo dan mengikuti alur. Ditemui usai persidangan, ia menyampaikan sikapnya secara singkat.

“Saya ikuti saja prosedur. Ya mungkin (ditunda), tapi mau diapain lagi. Asal semuanya untuk hasil yang baik, kenapa enggak. Gak apa-apa,” ujar pelantun Sakura itu dengan nada santai.

Kuasa hukum Fariz, Deolipa Yumara, menegaskan bahwa kliennya adalah seorang pengguna narkotika, bukan pengedar. Oleh karena itu, menurutnya, pasal yang dikenakan seharusnya adalah Pasal 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang memungkinkan opsi rehabilitasi ketimbang hukuman pidana.

“Yang jelas dia mengikuti secara baik setiap tahapan proses hukum yang sedang berlangsung. Termasuk beberapa kali penundaan. Harapannya memang penundaan ini karena ada itikad baik dari pihak jaksa,” ujar Deolipa.

Ia juga mengungkapkan bahwa saksi ahli yang dihadirkan dalam persidangan mendukung upaya rehabilitasi untuk Fariz, sejalan dengan kebijakan hukum yang lebih berpihak pada pengguna untuk mendapatkan pemulihan, bukan pemenjaraan.

Kasus Fariz RM mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama mengingat kiprahnya yang panjang dalam industri musik Tanah Air. Meski begitu, di tengah tekanan, Fariz tetap menunjukkan sikap kooperatif dan menghormati proses hukum yang berjalan.

Sidang lanjutan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat, dengan harapan JPU telah siap membacakan tuntutan yang telah lama dinantikan publik dan pihak terdakwa.

Related Articles

Latest Articles