Minim Promosi, Pasar Ikan Johar Baru Terancam Mati

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Meskipun telah direhabilitasi oleh Dinas UMKM Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2013 silam, kondisi Pasar Ikan Hias Johar Baru tetap tidak memunyai daya tarik bagi pembeli. Bahkan, salah seorang pedagang ikan hias Umar (34), menilai justru usaha kecil ikan hias terancam mati suri.

“Rehabilitasi 2013 tahun lalu sepertinya belum tuntas baik penataan lantai 3 sebagai sarana dagang, ditambah fungsi AC yang tidak berfungsi sama sekali,” kata Umar kepada suarajakarta.co, Sabtu (24/10).

Umar menambahkan berulang kali Kepala Dinas UMKM Irwandi pun meninjau ke lokasi tempat tersebut tetap sepi jika tidak ada promosi pengelolaan.

‘Bisa saja lantai 2 dan lantai 3 diisi pedagang lain, selain ikan hias pedagang lain pun tumbuh di Johar Baru, ” tambah Umar.

BACA JUGA  Ahok Banyak Coret Anggaran, Taman Interaksi Warga di Serdang Jakpus Tak Terurus
BACA JUGA  Lurah Menteng Hadirkan Program Pelatihan Dan Pengadaan Alat Cuci Motor

Sementara itu, Camat Eddy Suryaman kepada suarajakarta.co menjelaskan kewenangan untuk menyelesaikan persoalan ini berada pada domain UMKM Gedung Pasar Ikan Hias Johar Baru.

Perubahan nama pasar menjadi bersifat yang lebih umum pun, diakui oleh Eddy, menjadi pertimbangan. Seperti, misalnya, diubah menjadi Kawasan Pasar Ekonomi Kreatif Johar Baru..

“Semua ini tergantung domain Dinas  UMKM Provinsi DKI Jakarta yang memiliki gedung, kami hanya bisa memantau serta menerima masukan dari warga Johar Baru yang kehidupannya lebih memilih berdagang, ” jelas Eddy.

Related Articles

BACA JUGA  Lima Belas Abnon Diharapkan Menjadi Duta Wisata Jakarta Pusat

Ardy Purnawan Sani Apresiasi Kecamatan Tanah Abang Libatkan Warga Berdiskusi Terkait Penataan Stasiun Karet

Latest Articles